Pengertian Rush Money Serta Dampaknya . Apa Itu Rush Money....? Apabila rush money terjadi secara besar-besaran, maka membuat sistem operasional perbankan akan mengalami masalah besar yang akan berpengaruh langsung terhadap perekonomian nasional dimana dampaknya akan sangat dirasakan oleh masyarakat miskin karena lebih rentan secara ekonomi. Berikut adalah penjelasan seputar pengertian Rush Money.

Definisi Rush Money
Rush money terdiri dari dua kata: rush dan money. Rush yang artinya adalah kesibukan dan keriuhan yang membawa panik, sedangkan money adalah uang. Maka dapat dikatakan bahwa rush money adalah Peristiwa penarikan uang secara massal oleh para nasabah yang menimbulkan kesibukan yang hebat bagi bank untuk melayaninya sampai kemudian muncul kepanikan. Apalagi biasanya cadangan uang di suatu bank tidak berbanding lurus dengan jumlah dana yang dititipkan oleh pihak deposan atau dana pihak ketiga.Secara Umum Pengertian Rush Money merupakan adalah sebuah peristiwa dimana masyarakat secara besar -besaran akan menarik uang tunai di bank secara serentak dan pada skala yg besar . Oleh karena itu bank dapat kehabisan dana tunai yg mengakibatkan sistem perbankan sebagai kacau. Peristiwa Rush Money ini pernah terjadi pada Indonesia pada 1997 sampai 1998. Saat itu, Indonesia pribadi dihantam menggunakan krisis ekonomi.
Dampak Rush Money
Berikut adalah dampak yang akan terjadi ketika Peristiwa Rush Money Terjadi :- Dalam Bidang Politik. Dampak politik akan terjadi sebab para pemimpin akan menjadi pendukung pemerintah yang bisa saja menarik konsesus untuk menarik pemerintahan yang sah.
- Dalam Bidang Ekonomi. Dampak Ekonomi Suatu negara akan mengalami kekacauan,khususnya di perbankan disebabkan adanya gejolak dan tekanan dari masyarakat untuk mengambil uang. cash yang banyak. Sehingga akan sangat berpengaruh terhadap perekonomian negara
- Dalam Bidang Sosial. Dampak soail yang akan terjadi akan mengakibatkan Sistem perbankan yang kacau sehingga tingkat kepercayaan masyarakat kepada bank akan menurun. Khususnya ke bank Indonesia.
No comments:
Post a Comment