Monday, June 1, 2020

Pelajari Karya ilmiah populer Serta Karakterstiknya

Pengertian Karya ilmiah populer Serta Karakterstiknya . Istilah populer dalam karya ilmiah (tulisan) mengacu pada kompetensi massa sebagai segmen sasarannya. Untuk hal ini, karya ilmiah populer menggunakan media-media massa cetak sebagai medianya. Agar pembahasan efektif dan akurat kaitannya dengan subjek bahasan tentang TPKI, karya ilmiah populer yang dimaksud dalam tulisan ini dibatasi pada karya nonfiksi. Apa yang dimaksud dengan karya ilmiah populer? berikut adalah penjelasannya.

Definisi Karya ilmiah popular

Karya ilmiah populer adalah karya ilmiah yang disajikan ke hadapan massa secara popular pada media-media massa cetak (majalah, koran, tabloid). Oleh karena demikian, maka karya ilmiah populer memiliki karakter yang khas agar dapat diserap isinya oleh khalayak luas, tidak terbatas pada kalangan akademisi.

Karya ilmiah populer adalah suatu karya yang ditulis menggunakan menggunakan bahasa yg populer sebagai akibatnya mudah dipahami oleh masyarakat dan menarik buat dibaca. Untuk dapat mengerti pengertian karya tulis ilmiah populer, ada baiknya kita mengkajinya dari kata-kata pembentuknya yaitu tulisan, ilmiah, dan populer. Tulisan adalah istilah yg dipakai buat menyatakan sebuah karya tulis yang disusun dari tulisan, karangan, & pernyataan gagasan orang lain. Orang yg menyusun kembali hal-hal yg sudah dikemukakan orang lain itu dianggap penulis. Dalam KBBI (2002:370-371) disebutkan bahwa kata ilmiah diartikan menjadi bersifat ilmu atau memenuhi syarat (kaidah) ilmu pengetahuan, sedangkan ilmiah terkenal diartikan menjadi mengunakan bahasa umum sehingga gampang dipahami oleh rakyat awam. Sedangkan istilah terkenal sendiri adalah dalam Kamus Bahasa Indonesia disebutkan bahwa populer berarti dikenal & disukai orang poly (umum). Bisa jua berarti sesuai dengan kebutuhan masyarakat dalam umumnya, atau mudah dipahami orang poly. Istilah populer merujuk pada penggunaan bahasa yang nisbi lebih kalem, padat, dan gampang dicerna sang rakyat pembacanya yg begitu majemuk.

Menurut Slamet Suseno mengemukakan bahwa karya tulis ilmiah populer lebih poly diciptakan dengan jalan menyadur goresan pena orang lain daripada menggunakan jalan menulis gagasan, pendapat, & pernyataannya sendiri. Karya ilmiah terkenal merupakan karangan ilmiah yang berisi pembicaraan mengenai ilmu pengetahuan dengan teknik penyajian yg sederhana mengenai hal-hal kehidupan sehari-hari.

Karakteristik karya ilmiah terkenal

  • Judul karangan ilmiah harus informatif, mudah ditangkap maksudnya dan dengan cepat menimbulkan imajinasi pada pembacanya;
  • Disajikan secara objektif dan mendalam, juga referensial, deskriptif, dan argumetatif;
  • Disajikan dengan bahasa populer, yaitu bahasa yang akrab (komunikatif), menyenangkan, menarik, dan mudah dipahami olehrakyat (populus). Meskipun demikian, bahasa tersebut harus tetap menggunakan istilah-istilah yang tepat, tidak ceroboh, tidak urakan;
  • Tidak memancing pernyataan-pernyataan yang bernada meragukan;
  • Penyajian fakta objektif sering disertai oleh penyajian sejarah kerja ilmuwan penemunya atau deskripsi fakta proses pengamatan secara sederhana;
  • Penjelasan tentang suatu masalah didramatisasikan melalui suatu cerita;metode penjelasan biasanya tidak langsung, terutama dalam karangan yang bukan tentang pengetahuan alam;
  • Penulis senantiasa berusaha dengan sentuhan bahasanya agar pembaca seolah-olah melihat, merasa, atau mengalami sendiri situasi yang ditulis oleh penulis.

Ada tiga jenis penyajian karya ilmiah terkenal (feature dan artikel ilmu pengetahuan pada media massa), yaitu:

  1. Penyajian deskriptif yang hanya menggambarkan suatu pengetahuan sebagai kumpulan fakta sebagaimana adanya atau mengemukakan penemuan mutakhir di bidang keilmuan tertentu, tanpa banyak penjelasan tentang jalannya proses (riwayat atau latar belakang) penemuan itu. Contoh: Uraian berbagai Jenis Ikan di Laut.
  2. Penyajian deskriptif, tetapi disertai penjelasan tentang jalannya proses pembentukan, riwayat penemuan atau sejarah terjadinya hal, penjelasan tentang mengapa, dan penjelasan tentang bagaimana. Contoh: tulisan tentang “Terbangnya Ikan Terbang”.
  3. Penyajian deskriptif, tetapi disertai penjelasan tentang jalannya proses pembentukan, riwayat penemuan atau sejarah terjadinya hal, penjelasan tentang mengapa, dan penjelasan tentang bagaimana, ditambah masalah-masalah yang berkaitan dengannya, berikut bagaimana jalan keluar atau pemecahan masalah itu. Contoh: uraian tentang “Terbangnya Ikan Terbang” ditambah dengan masalah pelestarian mereka di laut yang makin lama makin tercemar oleh limbah industri kimia dan bagaimana cara pemecahannya.

Referensi

http://kemahasiswaan.Uui.Ac.Id/liputan-55-pengertian-karakteristik-dan-jenisjeniskaryatulis-ilmiah.Html

No comments:

Post a Comment