Thursday, June 11, 2020

Pelajari Sistem Pembayaran Serta Jenis Dan Komponennya

Pengertian Sistem Pembayaran Serta Jenis Dan Komponennya . Sistem pembayaran berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Dahulu sistem pembayaran dikenal dengan sistem barter yaitu pertukaran antar barang sesuai dengan kebutuhan dari pelaku barter itu sendiri. Kemudian sistem tersebut berkembang ketika mulai dikenal adanya satuan tertentu yang memiliki nilai pembayaran yang dikenal dengan sebutan uang.

Definisi Sistem Pembayaran

Menurut CPSS Glossary (2003), sistem pembayaran adalah interaksi antar entitas yg terdiri berdasarkan instrument, prosedur, sistem interbank funds transfer untuk melancarkan perputaran uang.

Menurut Guitian (1998) sistem pembayaran merupakan suatu alat & wahana yang diterima pada setiap melakukan pembayaran secara generik, forum & organisasi yg mengatur pembayaran tadi (termasuk Prudential Regulation), prosedur operasi dan jaringan komunikasi yg digunakan untuk memulai & mengirim berita pembayaran berdasarkan pembayar ke penerima pembayaran dan menuntaskan pembayaran.

Menurut Pohan (2011 : 70) Sistem Pembayaran merupakan ?Suatu sistem yg melakukan pengaturan kontrak, fasilitas pengoperasian & prosedur teknis yang digunakan buat penyampaian, ratifikasi, & penerimaan instruksi pembayaran, dan pemenuhan kewajiban pembayaran yang dikumpulkan melalui pertukaran ?Nilai? Antar perorangan, bank dan lembaga lainnya baik domestik maupun antar negara (cross border)?.

Menurut UU Bank Indonesia No.23/1999, sistem pembayaran adalah suatu sistem yang meliputi seperangkat aturan, forum, dan prosedur, yg dipakai untuk melaksanakan pemindahan dana guna memenuhi suatu kewajiban yg ada dari suatu kegiatan ekonomi.

Secara Umum sistem pembayaran merupakan alat pembayaran, prosedur perbankan sehubungan dengan pembayaran & sistem transfer dana antarbank yang digunakan dalam proses pembayaran.

Jenis Sistem Pembayaran

Secara garis besar Sistem pembayaran dibagi sebagai 2 jenis, yaitu Sistem pembayaran tunai & Sistem pembayaran non-tunai. Perbedaan fundamental menurut ke 2 jenis sistem pembayaran tadi terletak pada instrumen yang digunakan. Pada sistem pembayaran tunai instrumen yang dipakai berupa uang kartal, yaitu uang dalam bentuk fisik uang kertas dan uang logam, sedangkan dalam sistem pembayaran non-tunai instrumen yg dipakai berupa Alat pembayaran memakai kartu (APMK), Cek, Bilyet Giro, Nota Debit, juga uang elektronika.

Komponen sistem pembayaran

  1. Regulator berwenang mengatur aturan main, ketentuan, dan kebijakan yang mengikat seluruh komponen sistem pembayaran.
  2. Penyelenggara adalah lembaga yang memastikan penyelesaian akhir dari seluruh transaksi yang terjadi di penggunanya.
  3. Infrastrukur adalah sarana fisik yang mendukung operasional sistem pembayaran.
  4. Instrumen adalah alat pembayaran baik tunai maupun non-tunai yang disepakati oleh para pengguna dalam melakukan transaksi.
  5. Pengguna adalah konsumen yang memanfaatkan Sistem pembayaran.

Referensi

https://id.Wikipedia.Org/wiki/Sistem_pembayaran

No comments:

Post a Comment