Saturday, June 27, 2020

Pelajari Sesar Palu Koro

Pengertian Sesar Palu Koro . Tepat pada hari jumat tanggal 28 September 2018 pukul 17.02 WIB, gempa dengan kekuatan 7,4 skala Richter (SR) mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah yang mengakibatkan terjadinya tsunami di pesisir Kota Palu dan Donggala. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi ketinggian tsunami sekitar 1,5 hingga 2 meter. Berikut adalah penjelasan seputar pengertian Sesar Palu Koro.

Pengertian Sesar Palu Koro

Definisi Sesar Palu Koro

Secara kata, sesar (fault) sama menggunakan patahan (faulting) kerak bumi (crust) yg keliru satunya, atau keduanya sekaligus berubah posisi dari posisi semula. Aktivitas sesar ini membentuk gempa akbar & mini & memiliki siklus.

Sulawesi memiliki sesar aktif, yaitu Sesar Palu-Koro, membentang menurut Teluk Palu hingga ke Lembah Koro. Lalu menyambung ke Timur ke Sesar Matano. Beberapa pakar geologi lain menyebut Sesar Palu-Koro sepanjang Teluk Palu sampai ke Teluk Bone (500 Km). Teluk Palu, Kota Palu, Toraja, wilayah Poso, Teluk Bone, atau Sulawesi Selatan dan Tenggara merupakan beberapa wilayah yg bisa menanggung resiko itu, lantaran berada di wilayah Sesar Palu-Koro

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho berpendapat bahwa, sesar Palu Koro adalah merupakan patahan yang membelah Sulawesi sebagai 2, dimulai berdasarkan batas perairan Laut Sulawesi menggunakan Selat Makassar hingga ke Teluk Bone. Sesar Palu Koro ini dikatakan sangat aktif sampai pergerakannya mencapai 35 sampai 44 milimeter per tahun.

Tim Peneliti Ekspedisi Palu Koro membicarakan, gempa dampak patahan Palu Koro ini pernah terjadi pada 1907. Kemudian pulang berguncang pada 1927 dan 1968 sampai menyebabkan tsunami akbar menyapu wilayah tepi pantai. ?Tapi Gempa dampak Sesar Palu Koro, jua gempa di manapun pada global nir bisa diramal kapan datangnya,? Jelas Rini.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB berujar daerah Sulawesi Tengah terutama Kota Palu & Kabupaten Donggala adalah daerah yang rawan dilanda gempa & tsunami. Dia mengaku pihaknya sudah melakukan mitigasi risiko bala dengan poly melakukan sosialisasi dan gladi menghadapi situasi gempa & tsunami.

Sumber

Ekspedisi Palu Koro

No comments:

Post a Comment