Tuesday, June 9, 2020

Pelajari Makna Konotasi Serta Jenis Dan Fungsinya

Pengertian Makna Konotasi Serta Jenis Dan Fungsinya. Sebuah kata disebut mempunyai makna konotatif apabila kata itu mempunyai “nilai rasa”, baik positif maupun negatif. Jika tidak memiliki rasa maka dikatakan tidak memiliki konotasi. Tetapi dapat juga disebut berkonotasi netral.

Definisi Makna Konotasi

Menurut Keraf (1994:29) pengertian makna konotatif adalah suatu jenis makna dimana stimulus & respons mengandung nilai-nilai emosional. Konotasi atau makna konotatif diklaim pula makna konotasional, makna emotif, atau makna evaluatif.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Konotasi merupakan tautan pikiran yang menimbulkan nilai rasa dalam seorang waktu berhadapan dengan sebuah istilah, makna yang dibubuhi pada makna denotasi.

Menurut Aminuddin (2001:88) makna konotatif adalah makna istilah yg telah mengalami penambahan terhadap makna dasarnya. Makna konotatif disebut pula dengan makna tambahan. Makna konotatif muncul sebagai dampak asosiasi perasaan pemakai bahasa terhadap kata yang didengar atau dibaca.

Makna konotatif bisa disebut dengan makna tambahan atau makna kiasan. Makna konotatif bisa berubah menurut waktu ke ketika. Misalnya dalam istilah Ceramah dulu istilah ini berkonotasi negatif yang berarti cerewet namun sekarang berkonotasi positif.

Menurut Zaenal & Amran (2008: 28) makna konotatif merupakan makna asosiatif, makna yg muncul menjadi akibat berdasarkan sikap sosial, perilaku pribadi, dan kriteria tambahan yang dikenakan pada sebuah makna konseptual.

Secara generik makna konotatif adalah makna yang nir sebenarnya, makna yang sudah mengalami penambahan pada makna dasarnya, yakni hanya tambahan yg sifatnya memberi nilai rasa, baik positif maupun negatif. Makna konotatif atau konotasi istilah mengacu dalam makna kias atau makna bukan sebenarnya. Makna konotatif mengandung imajinasi, nilai rasa, dan dimaksudkan buat evokasi.

Jenis Konotasi

  • Konotasi baik. Kata-kata yang memiliki konotasi baik dan oleh sebagian masyarakat dianggap memiliki nilai rasa yang lebih enak, sopan, akrab, dan tinggi. Konotasi baik dibagi menjadi dua macam, yaitu 1) konotasi tinggi, dan 2) konotasi ramah.
  • Konotasi tidak baik. berarti kata-kata yang oleh sebagian masyarakat dianggap memiliki nilai rasa tidak sopan, tidak pantas, kasar, dan dapat menyinggung perasaan orang lain. Kata-kata ini biasanya mempunyai konotasi tidak baik. Konotasi tidak baik dibagi menjadi lima macam, antara lain 1) konotasi berbahaya, 2) konotasi tidak pantas, 3) konotasi tidak enak, 4) konotasi kasar, 5) konotasi keras.

Fungsi Makna Konotasi

  1. Untuk memperindah sebuah tuturan,
  2. Untuk memperhalus sebuah tuturan,
  3. Untuk menunjukan rasa tidak suka kepada orang lain,
  4. Untuk menunjukan rasa kemarahan kepada orang lain,
  5. Untuk mengumpat orang lain karena reaksi emosinya, dan
  6. Untuk meningkatkan intensitas makna.

No comments:

Post a Comment