Pengertian Sopan Santun. Nah Sikap sopan santun adalah merupakan Ciri Khas dari bangsa inidonesia. Tahukah anda Apa itu Sopan Santun...? Sopan santun merupakan istilah bahasa Jawa yang dapat diartikan sebagai perilaku seseorang yang menjunjung tinggi nilai-nilai menghormati, menghargai, dan berakhlak mulia. Sopan santun bisa dianggap sebagai norma tidak tertulis yang mengatur bagaimana seharusnya kita bersikap atau berperilaku. Berikut adalah penjelasan seputar pengertian Sopan Santun.

Definisi Sopan Santun
Secara etimologis sopan santun berasal dari dua kata, yaitu kata sopan dan santun. Keduanya telah digabung menjadi sebuah kata majemuk. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, sopan santun dapat diartikan sebagai berikut: Sopan artinya hormat dengan tak lazim (akan, kepada) tertib menurut adab yang baik. Atau bisa dikatakan sebagai cerminan kognitif (pengetahuan). Sedangkan santun artinya halus dan baik (budi bahasanya, tingkah lakunya); sopan, sabar; tenang. Atau bisa dikatakan cerminan psikomotorik (penerapan pengetahuan sopan ke dalam suatu tindakan).Jika ditinjau berdasarkan dari ucapnya, sopan santun berarti peraturan hidup yg ada dari hasil pergaulan sekelompok manusia pada dalam rakyat dan dipercaya sebagai tuntutan pergaulan sehari?Hari rakyat tadi.
Sopan santun artinya suatu tingkah laris yg amat natural. Sopan santun itu merupakan sikap seorang terhadap apa yang beliau lihat, dia rasakan, & dalam situasi, kondisi apapun. Sikap santun yaitu baik, hormat, tersenyum, dan taat pada suatu peraturan. Sikap sopan santun yang benar ialah lebih menonjolkan eksklusif yang baik & menghormati siapa saja, berdasarkan ungkap bicara pun orang mampu melihat kesopanan kita.
Menurut Zuriah Sopan santun adalah norma tidak tertulis yg mengatur bagaimana seharusnya bersikap dan berperilaku. Sopan santun adalah istilah bahasa jawa yg bisa diartikan sebagai konduite seorang yg menjunjung tinggi nilai-nilai.
Menurut Adisusilo sopan santun adalah peraturan hidup yang muncul berdasarkan hasil pergaulan sekelompok orang. Sopan santun terbentuk oleh norma rakyat pada daerah eksklusif maka dalam biasanya tidak tertulis, tetapi sebagai kebiasaan ekspresi saja, yg apabila dilanggar akan mendapat celaan berdasarkan masyarakat, namun bila ditaati akan menerima pujian menurut warga .
.
No comments:
Post a Comment