Sunday, May 31, 2020

Pelajari Topologi Jaringan Komputer Serta Jenisnya

Pengertian Topologi Jaringan Komputer Serta Jenisnya . Ketika melakukan instalasi jaringan komputer, terlebih dahulu yang harus memperhatikan bentuk/struktur topologi yang dipakai. Topologi jaringan sendiri merupakan suatu bentuk/struktur jaringan yang menghubungkan antar komputer satu dengan yang lain dengan menggunakan media kabel maupun nirkabel.

Topologi dalam dasarnya adalah peta dari sebuah jaringan. Topologi jaringan terbagi lagi menjadi dua yaitu topologi secara fisik (physical topology) dan topologi secara akal (logical topology). Topologi secara fisik menyebutkan bagaimana susunan berdasarkan label, komputer dan lokasi berdasarkan semua komponen jaringan. Sedangkan topologi secara logika menetapkan bagaimana liputan atau aliran data dalam jaringan.

Definisi Topologi Jaringan Komputer

Topologi jaringan personal komputer merupakan suatu cara menghubungkan komputer yg satu dengan personal komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Dalan suatu jaringan personal komputer jenis topologi yg dipilih akan mempengaruhi kecepatan komunikasi.

Secara Umum Topologi jaringan Komputer merupakan suatu bentuk struktur jaringan yg dibangun/diinstalasi sinkron menggunakan kebutuhan dan dipakai buat menghubungkan antara komputer satu dengan personal komputer yg lainnya memakai media kabel ataupun media wireless.Topologi jaringan bisa dibagi dalam beberapa jenis sesuai kebutuhan & perangkatnya masing ?Masing.

Jenis-jenis topologi Jaringan

  • Topologi Bus. Topologi bus ini sering juga disebut sebagai topologi backbone, dimana ada sebuah kabel coaxial yang dibentang kemudian beberapa komputer dihubungkan pada kabel tersebut.
  • Topologi ring biasa juga disebut sebagai topologi cincin karena bentuknya seperti cincin yang melingkar. Semua komputer dalam jaringan akan di hubungkan pada sebuah cincin. Cincin ini hampir sama fungsinya dengan concenrator pada topologi star yang menjadi pusat berkumpulnya ujung kabel dari setiap komputer yang terhubung.
  • Topologi Star (Bintang). Disebut topologi star karena bentuknya seperti bintang, sebuah alat yang disebut concentrator bisa berupa hub atau switch menjadi pusat, dimana semua komputer dalam jaringan dihubungkan ke concentrator ini.
  • Topologi Mesh (Tak beraturan). Topologi Mesh adalah topologi yang tidak memiliki aturan dalam koneksi. Topologi ini biasanya timbul akibat tidak adanya perencanaan awal ketika membangun suatu jaringan.
  • Topologi Wireless (Nirkabel). Wireless Local Area Network sebenarnya hampir sama dengan jaringan LAN, akan tetapi setiap node pada WLAN menggunakan wireless device untuk berhubungan dengan jaringan. Node pada WLAN menggunakan channel frekuensi yang sama dan SSID yang menunjukkan identitas dari wireless device.

Pelajari Gaya Hidup Hedonis serta Aspek Dan Faktor Yang Mempengaruhi

Pengertian Gaya Hidup Hedonis serta Aspek Dan Faktor Yang Mempengaruhi . Hedonisme adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa orang akan menjadi bahagia dengan mencari kebahagiaan sebanyak mungkin dan sedapat mungkin menghindari perasaan yang menyakitkan. Hedonisme merupakan ajaran atau pandangan bahwa kesenangan atau kenikmatan merupakan tujuan hidup dan tindakan manusia. tanda-tanda orang hedonis adalah menganggap bahwa materi adalah tujuan akhir untuk mendapat kesenangan, entah dengan cara bagaimana mendapatkan materi baik halal maupun haram yang dilarang agama.

Definisi Gaya Hidup Hedonis

Menurut Levan’s & Linda (Rianton, 2012) gaya hidup hedonis adalah pola perilaku yang dapat diketahui dari aktifitas, minat maupun pendapat yang selalu menekankan pada kesenangan hidup.

Menurut Susianto (Rianton, 2012) menjelaskan bawa gaya hidup hedonis adalah pola hidup yang mengarahkan aktifitasnya untuk mencari kesenangan hidup dan aktifitas tersebut berupa menghabiskan waktu di luar rumah, lebih banyak bermain, senang pada keramaian kota, senang membeli barang yang kurang diperlukan dan selalu ingin menjadi pusat perhatian.

Menurut Sujanto ( Masmuadi, 2007) menjelaskan bahwa gaya hidup hedonis yang berorientasi pada kesenangan umumnya banyak ditemukan dikalangan remaja. Hal ini karena remaja mulai mencari identitas diri melalui penggunaan simbol status seperti mobil, pakaian, dan pemilikan barang-barang lain yang mudah terlihat.

Aspek - aspek Gaya Hidup Hedonis

  • Minat diartikan sebagai apa yang menarik dari suatu lingkungan individu tersebut memperhatikannya. Minat dapat muncul terhadap suatu objek, peristiwa, atau topic yang menekankan pada unsur kesenangan hidup.
  • Aktivitas yang dimaksud adalah cara individu menggunakan waktunyayang berwujud tindakan nyata yang dapat dilihat. Misalnya lebih banyak menghabiskan waktu diluar rumah, lebih banyak membeli barang-barang yang kurang diperlukan, pergi ke pusat perbelanjaan dan kafe.
  • Opini adalah pendapat seseorang yang diberikan dalam merespon situasi ketika muncul perrtanyaan-pertanyaan atau tentang isu-isu sosial dan produk-produk yang berkaitan dengan hidup.

Faktor yang mempengeruhi Gaya Hidup Hedonis

  • Faktor internal yaitu sikap, pengalaman, dan pengamatan, kepribadian, konsep diri, motif, dan persepsi.
  • Faktor eksternal yaitu Kelompok referensi, Keluarga, Kelas social, dan Kebudayaan.

Pelajari Keadilan Organisasi Serta Aspek-Aspeknya

Pengertian Keadilan Organisasi Serta Aspek-Aspeknya . Karyawan menggunakan istilah keadilan organisasi untuk menggambarkan suatu keadilan yang berlangsung di lingkungan organisasi. Yang mana Keadilan organisasi menekankan kepada keputusan manajer, persamaan yang dirasakan, efek keadilan dan hubungan antara individu dengan lingkungan kerjanya serta menggambarkan persepsi individu mengenai keadilan di tempat kerja. Berikut adalah penjelasan seputar pengertian keadilan organisasi

Definisi Keadilan Organisasi

Menurut Greenberg (2010:201) keadilan organisasi adalah persepsi warga mengenai keadilan pada organisasi, yg terdiri dari persepsi mengenai bagaimana keputusan dibentuk tentang distribusi output (keadilan prosedural) & keadilan yg dirasakan orang-orang output-output itu sendiri (seperti yg dipelajari dalam equity theory).

Menurut Kreitner dan Kinicki (2010:221) pada bukunya yg berjudul Organizational Behavior, keadilan organisasional mencerminkan sejauh mana karyawan melihat bagaimana mereka diperlakukan secara adil pada tempat kerja. Dapat identifikasi dari 3 komponen yang tidak sinkron menurut keadilan organisasi antara lain keadilan distibutif, keadilan prosedural dan keadilan interaksional.

Menurut Laghari & Memon (2015) beropini bahwa keadilan organisasi sebagai elemen utama yang serius pada keadilan yg terjadi pada tempat kerja dan kepuasan yang dirasakan sang karyawan. Sehingga keadilan organisasi didasari oleh bagaimana setiap karyawan menilai perilaku dan konduite karyawan lain & bagaimana konduite organisasi terhadap mereka.

Menurut Ivancevich et al (2011:136), keadilan organisasional merupakan penelitian ilmu organisasi yg berfokus pada persepsi & penilaian oleh karyawan tentang kewajaran prosedur dasar & keputusan organisasi mereka. Inti keadilan merupakan bahwa karyawan membandingkan bisnis dan penghargaan yg mereka terima menggunakan orang lain dalam situasi kerja yang serupa.

Aspek Keadilan Organisasi

  • Keadilan Prosedural. Terkait dengan organisasi, misalnya komitmen organisasi dan prosedur formal yang ada di organisasi. Keadilan prosedural dianggap sebagai nilai untuk membandingkan proses yang dialami seseorang dengan beberapa peraturan yang telah digeneralisasikan.
  • Keadilan distributif merupakan keadilan dari sebuah distribusi dimana semua pihak mendapatkan hasil atau pembagian yang sama. keadilan distributif dapat diartikan sebagai penilaian karyawan terhadap kesesuaian imbalan atau kompensasi yang diterima dari organisasi sudah sesuai dan dianggap wajar.
  • Keadilan interaksional merupakan persepsi rasa hormat, sopan santun, bermartabat yang dirasakan oleh karyawan terhadap perlakuan seorang atasan dalam mengambil sebuah keputusan kepada karyawannya. Keadilan interaksional berkaitan dengan bagaimana kewajaran perlakuan interpersonal yang dirasakan oleh karyawan dalam pengambilan keputusan didalam organisasi

Saturday, May 30, 2020

Pelajari Manajemen produksi dan operasi Serta Ruang Lingkup

Pengertian Manajemen produksi dan operasi Serta Ruang Lingkup . Manajemen produksi dan operasi tidak terlepas dari pengertian manajemen. Dengan istilah manajemen dimaksudkan adalah kegiatan atau usaha yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan dengan menggunakan atau mengorganisasikan kegiatan-kegiatan orang lain.

Definisi Manajemen Produksi dan Operasi

Menurut T. Hani Handoko (2000:3), Manajemen produksi & operasi adalah bisnis-usaha pengelolaan secara optimal, penggunaan sumber daya-sumber daya (atau sering dianggap faktor-faktor produksi), energi kerja, mesin-mesin, alat-alat, bahan mentah & sebagainya dalam proses transformasi bahan mentah & tenagakerja sebagai berbagai produk atau jasa.

Menurut fogarty yg diterjemahkan oleh eddy herjanto (2008:20), pengertian dari Manajemen Produksi dan Operasi yaitu: ?Suatu proses yang secara berkesinambungan & efektif memakai fungsi manajemen buat mengintegrasikan banyak sekali sumberdaya secara efisien pada rangka mencapai tujuan?.

Pengertian Manajemen Produksi & Operasi dari Sofjan Assauri (2008:12), menyampaikan bahwa: ?Manajemen Produksi & Operasi yaitu aktivitas yang mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan sumber- asal daya yang berupa sumber daya insan, asal daya indera & sumber daya dana dan bahan, secara efektif & efisien untuk membangun dan menambah kegunaan (utility) sesuatu barang atau jasa?.

Secara Umum manajemen operasi adalah suatu desain operasi & pemugaran system produksi serta perubahan dari sumberdaya yg dimiliki perusahaan (mencakup tanah, energi kerja, kapital, & input manajemen) menjadi output berupa barang atau jasa yg diinginkan.

Ruang Lingkup Manajemen Produksi dan Operasi

  • Seleksi dan rancangan atau desain hasil produksi (product) Kegiatan produksi dan operasi merupakan kegiatan yang mencakup bidang yang luas, dimulai dari penganalisaan dan penetapan keputusan saat sebelum dimulainya kegiatan produksi dan operasi, yang umumnya bersifat keputusan-keputusan jangka panjang, serta keputusan-keputusan pada waktu menyiapkan dan melaksanakan kegiatan produksi dan pengoprasiannya.
  • Seleksi dan perancangan proses dan peralatan Setelah produk didesain, maka kegiatan yang harus dilakukan untuk merealisasikan usaha untuk menghasilkannya adalah menentukan jenis proses yang akan dipergunakan serta peralatannya. Kegiatan harus dimulai dari penyelesaian dan pemeliharaan akan jenis proses yang akan dipergunakan, yang tidak terlepas dengan produk yang akan dihasilkan.
  • Pemilihan lokasi dan site perusahaan dan unit produk Kelancaran produksi dan operasi perusahaan sangat dipengaruhi oleh kelancaran mendapatkan sumber-sumber bahan masukan (input), serta ditentukan pula oleh kelancaran dan biaya penyampaian atau supply produk yang dihasilkan berupa barang jadi dan jasa kepasar. Oleh karena itu, untuk menjamin kelancaran maka sangat penting peranan dari pemilihan lokasi dan site perusahaan dan unit produksinya.
  • Rancangan tata letak (layout) dan arus kerja atau proses Kelancaran dalam proses produksi dan operasi ditentukan pula oleh salah satu factor yang terpenting didalam perusahaan atau unit produksi, yaitu rancangan tata letak (layout) dan arus kerja atau proses, rancangan tata letak harus mempertimbankan berbagai factor antara lain adalah kelancaran arus kerja, optimalisasi dari waktu pergerakan dalam proses, kemungkinan kerusakan yang terjadi karena pergerakan proses akan meminimalisasi biaya yang timbul dari pergerakan dalam proses atau material handling.
  • Rancangan tugas perusahaan Rancangan tugas pekerjaan merupakan bagian yang integral dari rancangan sistem. Dalam melaksanakan fungsi produksi dan operasi, maka organisasi kerja disusun, karena organisasi kerja sebagai dasar pelaksanaan tugas perkerjaan, merupakan alat atau wadah kegiatan yang hendaknya dapat membantu pencapaian tujuan perusahaan atau unit produksi organisasi tersebut.
  • Strategi produksi dan operasi serta pemilihan kapasitas Rancangan sistem produksi dan operasi harus disusun dengan landasan strategi produksi operasi yang disiapkan terlebih dahulu. Dalam strategi produksi dan operasi harus terdapat pernyataan tentang maksud dan tujuan dari produksi dan operasi, serta misi dan kebijakan-kebijakan dasar atau kunci untuk lima bidang yaitu proses, kapasitas, persediaan, tenagakerja, dan mutu atau kualitas.

Pelajari Bahan Baku Serta Faktor Yang Mempengaruhinya

Pengertian Bahan Baku Serta Faktor Yang Mempengaruhinya . Bahan baku merupakan faktor penting yang ikut menentukan tingkat harga pokok dan kelancaran proses produksi usaha. Bahan Baku diperlukan oleh pabrik untuk diolah, yang setelah melalu ibeberapa proses diharapkan menjadi barang jadi (finished goods).

Definisi Bahan Baku

Dikutip dari wikipedia Pengertian Bahan standar merupakan bahan yang dipakai dalam menciptakan produk di mana bahan tersebut secara menyeluruh tampak dalam produk jadinya (atau adalah bagian terbesar dari bentuk barang).

Pengertian secara umum mengenai bahan standar adalah bahan mentah yang sebagai dasar pembuatan suatu produk yg mana bahan tadi dapat diolah melalui proses eksklusif buat dijadikan wujud yg lain.

Menurut Sofjan Assauri (2008:241) bahan baku merupakan: ?Semua Bahan Baku mencakup semua bahan yang digunakan dalam perusahaan pabrik, kecuali terhadap bahan-bahan yg secara fisik akan digabungkan dengan produk yg dihasilkan oleh perusahaan pabrik tersebut?. Jadi Bahan Baku merupakan galat satu unsur yang paling aktif didalam perusahaan yang secara terus menerus diperoleh, diubah yg kemudian dijual pulang.

Menurut Mulyadi (2005;275) bahan baku merupakan : ?Bahan standar merupakan bahan yg memebentuk bagian menyeluruh?.

Menurut Masiyal Kholmi (2003;29) bahan baku merupakan : ? Bahan standar merupakan bahan yg membentuk bagian besar produk jadi, bahan standar yang diolah pada perusahaan manufaktur dapat diperoleh berdasarkan pembelian lokal, impor atau hasil pengolahan sendiri?.

Menurut Suyadi Prawirosentono (2001;61) bahan baku adalah : ?Bahan baku adalah bahan primer menurut suatu produk atau barang?.

Faktor Yang Mempengaruhi Bahan Baku

  • Perkiraan pemakaian. Merupakan perkiraan tentang jumlah bahan baku yang akan digunakan oleh perusahaan untuk proses produksi pada periode yang akan datang.
  • Harga bahan baku. Merupakan dasar penyusunan perhitungan dari perusahaan yang harus disediakan untuk investasi dalam bahan baku tersebut.
  • Biaya-biaya persediaan. Merupakan biaya-biaya yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk pengadaan bahan baku.
  • Kebijaksanaan pembelanjaan. Merupakan faktor penentu dalam menentukan berapa besar persediaan bahan baku yang akan mendapatkan dana dari perusahaan.
  • Pemakaian sesungguhnya. Merupakan pemakaian bahan baku yang sesungguhnya dari periode lalu dan merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan.
  • Waktu tunggu. Merupakan tenggang waktu yang tepat maka perusahaan dapat membeli bahan baku pada saat yang tepat pula, sehingga resiko penumpukan ataupun kekurangan persediaan dapat ditekan seminimal mungkin.

Pelajari Etika Serta Jenis-Jenisnya

Pengertian Etika Serta Jenis-Jenisny a. Etika sering disamakan dengan pengertian akhlak dan moral, ada pula ulama yang mengatakan bahwa akhlak merupakan etika islam. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini.

Definisi Etika

Etika berasal dari bahasa Yunani “Ethos” dalam bentuk tunggal yang berarti kebiasaan. Etika merupakan dunianya filsafat, nilai, dan moral yang mana etika bersifat abstrak dan berkenaan dengan persoalan baik dan buruk. Yang mana dapat disimpulkan bahwa etika adalah:

  • Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan terutama tentang hak dan kewajiban moral;
  • Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak;
  • Nilai mengenai benar atau salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.

Secara terminologis etika berarti pengetahuan yang membahas baik-buruk atau benar-tidaknya tingkah laku dan tindakan manusia serta sekaligus menyoroti kewajiban-kewajiban manusia. Dalam bahasa Gerik etika diartikan: Ethicos is a body of moral principles or value. Ethics arti sebenarnya adalah kebiasaan. Namun lambat laun pengertian etika berubah, seperti sekarang.

Etika artinya suatu ilmu yg membicarakan kasus perbuatan atau tingkah laku manusia, mana yg bisa dievaluasi baik dan mana yang bisa dinilai buruk dengan memperlihatkan amal perbuatan insan sejauh yg dapat dicerna logika pikiran.

Menurut Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika merupakan teori mengenai tingkah laku perbuatan insan dicermati menurut segi baik dan jelek, sejauh yg bisa ditentukan sang akal.

Jenis-Jenis Etika

  • Etika Deskriptif. Adalah etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan perilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang perilaku atau sikap yang mau diambil.
  • Etika Normatif. Adalah etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola perilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.

Etika secara generik bisa dibagi menjadi

  • Etika umum. Merupakan etika yang membahas mengenai kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia bertindak secara etis, bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak serta tolak ukur dalam menilai baik atau buruknya suatu tindakan.
  • Etika Khusus. Merupakan penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus. Penerapan ini biasa berwujud, bagaimana mengambil keputusan dan bertindak dalam bidang kehidupan dan kegiatan khusus dilakukan, yang didasari oleh cara, teori dan prinsip-prinsip moral dasar.

Friday, May 29, 2020

Pelajari Merek (Brand) serta Bagian dan Jenisnya

Seputar Pengertian - Brand (merek) dapat menjadi suatu nilai tambah bagi produk baik itu produk yang berupa barang maupun jasa. Keahlian yang sangat unik dari pemasar profesional serta berpengalaman adalah kemampuannya untuk menciptakan, memelihara, melindungi, dan meningkatkan merek yang akan dipasarkan maupun yang telah dipasarkan. Para pemasar mengatakan bahwa pemberian merek adalah seni dan bagian paling penting dalam pemasaran. Berikut adalah penjelasan seputar pengertian Merek (Brand) serta bagian dan jenisnya.

Definisi Brand (Merek)

Menurut (Aaker, 1991:9) : “Merek adalah nama dan atau simbol yang bersifat membedakan (seperti, sebuah cap, logo, atau kemasan) dengan maksud mengidentifikasi barang atau jasa dari seorang penjual atau sebuah kelompok penjual tertentu. Dengan demikian suatu merek membedakannya dari barang dan jasa yang dihasilkan kompetitor”.

Menurut Kotler & Keller (2009:172), merek merupakan: ?Nama, istilah, lambang, atau desain, atau kombinasinya, yg dimaksudkan buat mengidentifikasi barang atau jasa dari salah satu penjual atau grup penjual dan mendiferensiasikan mereka dari pesaing.?

Menurut (Rangkuti, 2002 : 36) : ?Merek merupakan nama, istilah, simbol atau desain khusus atau beberapa kombinasi unsur-unsur ini yang dibuat buat mengidentifikasikan barang atau jasa yang ditawarkan penjual?.

Menurut UU Merek No.15 Tahun 2001 Pasal 1 Ayat 1: ?Merek adalah indikasi yg berupa gambar, nama istilah, alfabet -huruf, angka-nomor , susunan warna atau kombinasi dari unsur-unsur tadi yg memiliki daya pembeda dan digunakan pada aktivitas perdagangan barang atau jasa.?

Merek dapat mempunyai enam level pengertian (Kotler, 2000: 460) yaitu menjadi berikut.

  1. Atribut: merek mengingatkan pada atribut tertentu. Mercedes memberi kesan sebagai mobil yang mahal, dibuat dengan baik, dirancang dengan baik, tahan lama, dan bergengsi tinggi.
  2. Manfaat: bagi konsumen, kadang sebuah merek tidak sekadar menyatakan atribut, tetapi manfaat. Mereka membeli produk tidak membeli atribut, tetapi membeli manfaat. Atribut yang dimiliki oleh suatu produk dapat diterjemahkan menjadi manfaat fungsional dan atau emosional. Sebagai contoh : atribut “tahan lama“ diterjemahkan menjadi manfaat fungsional “tidak perlu cepat beli lagi, atribut “mahal“ diterjemahkan menjadi manfaat emosional “bergengsi”, dan lain-lain.
  3. Nilai: merek juga menyatakan sesuatu tentang nilai produsen. Jadi, Mercedes berarti kinerja tinggi, keamanan, gengsi, dan lain-lain.
  4. Budaya: merek juga mewakili budaya tertentu. Mercedes mewakili budaya Jerman, terorganisasi, efisien, bermutu tinggi.
  5. Kepribadian: merek mencerminkan kepribadian tertentu. Mercedes mencerminkan pimpinan yang masuk akal (orang), singa yang memerintah (binatang), atau istana yang agung (objek).
  6. Pemakai: merek menunjukkan jenis konsumen yang membeli atau menggunakan produk tersebut.
Pada intinya merek adalah penggunaan nama, logo, trade mark, serta slogan untuk membedakan perusahaan perusahaan dan individu-individu satu sama lain dalam hal apa yang mereka tawarkan.

Bagian Dari Merek (Brand)

  1. Nama merek (brand name) adalah sebagian dari merek dan yang diucapkan.
  2. Tanda merek (brand merk) adalah sebagian dari merek yang dapat dikenal, tetapi tidak dapat diucapkan, seperti lambang, desain, huruf, atau warna khusus.
  3. Tanda merek dagang (trademark) adalah merek atau sebagian dari merek yang dilindungi hukum karena kemampuannya menghasilkan sesuatu yang istimewa.
  4. Hak cipta (copyright) adalah hak istimewa yang dilindungi undang-undang untuk memproduksi, menertibkan, dan menjual karya tulis, karya musik, atau karya seni

Jenis-Jenis Merek (Brand)

  1. Manufacturer Brand Manufacturer brand atau merek perusahaan adalah merek yang dimiliki oleh suatu perusahaan yang memproduksi produk atau jasa.
  2. Private brand Private brand atau merek pribadi adalah merek yang dimiliki oleh distributor atau pedagang dari produk atau jasa.
  3. Produk generik Produk generik merupakan produk barang atau jasa yang dipasarkan tanpa menggunakan merek atau identitas yang membedakan dengan produk lain baik dari produsen maupun pedagang.

Referensi

(http://organisasi.Org/taktik-jenis-macam-dan-pengertian-merek-merk-merk-produk-barang-&-jasa-manajemen-pemasaran).

Definisi Kepemimpinan Serta Fungsi Dan Kriterianya

Definisi Kepemimpinan Serta Fungsi Dan Kriterianya . Kepemimpinan merupakan hasil daripada organisasi sosial yang telah terbentuk atau sebagai hasil dinamika daripada interaksi sosial. Sejak mula kala terbentuknya suatu kelompok sosial, seseorang atau beberapa orang di antara warga-warganya melakukan peranan yang lebih aktif daripada rekan-rekannya, sehingga orang tadi atau beberapa orang tampak lebih menonjol daripada yang lainnya. Itulah asal mula timbulnya kepemimpinan, yang kebanyakan timbul dan berkembang dalam struktur sosial yang kurang stabil.

Kepemimpinan difokuskan pada apa yang dilakukan oleh para pemimpin, yaitu proses pada mana para pemimpin menggunakan pengaruhnya buat memperjelas tujuan organisasi bagi para pegawai, bawahan, atau yg dipimpinnya, memotivasi mereka buat mencapai tujuan tadi, serta membantu membentuk suatu budaya produktif pada organisasi.

Definisi Kepemimpinan

Menurut Veithzal Rivai dan Deddy Mulyadi (2010), kepemimpinandikatakan sebagai kekuatan untuk menggerakkan dan mempengaruhi aktifitas-aktivitas yang ada hubungannya dengan pekerjaan para anggota kelompok. Tiga implikasi penting yang terkandung dalam hal ini yaitu :

  • Kepemimpinan melibatkan orang lain,
  • Kepemimpinan melibatkan pendistribusian kekuasaan antara pemimpin dan anggota kelompok secara seimbang, karena anggota kelompok bukanlah tanpa daya,
  • Adanya kemampuan untuk menggunakan bentuk kekuasaan yang berbeda untuk mempengaruhi tingkah laku pengikutnya melalui berbagai cara.

Menurut Gary Yukl (2010), kepemimpinan adalah subyek yang telah lama menarik perhatian poly orang. Istilah yg mengkonotasikan gambaran individual yg kuat dan bergerak maju yang berhasil memimpin di bidang kemiliteran, memimpin perusahaan yg sedang berada di puncak kejayaan, atau memimpin Negara.

Menurut Stoner, Freeman, dan Gilbert (1995), kepemimpinan adalah the process of directing and influencing the task related activities of group members. Kepemimpinan merupakan proses pada mengarahkan dan menghipnotis para anggota dalam hal banyak sekali kegiatan yang wajib dilakukan.

Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi yang dijalankan dalam suatu situasi tertentu, serta diarahkan melalui proses komunikasi, kearah pencapaian satu atau beberapa tujuan tertentu. (Tannenbaum, Weschler, & Massarik, 1961:24).

Kepemimpinan adalah sebuah proses memberi arti (pengarahan yang berarti) terhadap usaha kolektif dan yang mengakibatkan kesediaan untuk melakukan usaha yang diinginkan untuk mencapai sasaran ( Jacob & Jacques, 1990:281)

Kepemimpinan sebagai sebuah proses pengaruh social yang dalam hal ini pengaruh yang sengaja dijalankan oleh seseorang terhadap orang lain untuk menstruktur aktifitas-aktifitas serta hubungan-hubungan sebuah kelompok atau organisasi (Yukl, 1994:2).

Fungsi Kepemimpinan

  • Pemimpin sebagai eksekutif ( executive Leader). Sering kali disebut sebagai administrator atau manajer. Fungsinya adalah menerjemahkan kebijaksanaan menjadi suatu kegiatan, dia memempin dan mengawasi tindakan orang-orang yang menjadi bawahannya. Dan membuat keputusan-keputusan yang kemudian memerintahkannya untuk dilaksanakan.
  • Pemimpin sebagai penengah Dalam masyarakat modern, tanggung jawab keadilan terletak di tangan pemimpin dengan keahliaanya yang khas dan ditunjuk secara khusus. Ini dikenal dengan pengadilan. Dan bidang lainnya, umpamanya dalam bidang olahraga, terdapat wasit yang mempunyai tugas sebagai wasit.
  • Pemimpin sebagai penganjur Sebagai propagandis, sebagai juru bicara, atau sebagai pengarah opini merupakkan orang-orang penting dalam masyarakat. Mereka bergerak dalam bidang komunikasi dan publistik yang menguasai ilmu komunikasi. Penganjur adalah sejenis pemimpin yang memberi inspirasi kepada orang lain. Seringkali ia merupakkan orang yang pandai bergaul dan fasih berbicara.
  • Pemimpin sebagai ahli dapat dianalogikan sebagai instruktur atau seorang juru penerang, berada dalam posisi yang khusus dalam hubungannya dengan unit sosial dimana dia bekerja. Kepemimpinannya hanya berdasarkan fakta dan hanya pada bidang dimana terdapat fakta.
  • Pemimpin diskusi. Tipe pemimpin yang seperti ini dapat dijumpai dalam lingkungan kepemimpinan yang demokratis dimana komunikasi memegang peranan yang sangat penting. Seseorang yang secara lengkap memenuhi kriteria kepemimpinan demokratis ialah orang yang menerima peranannya sebagai pemimpin diskusi.

Tipe – tipe kepemimpinan

  • Tipe Otokratik Dilihat dari persepsinya seorang pemimpin yang otokratik adalah seorng yang sangat egois.
  • Tipe Paternalistik Tipe pemimpin paternalistik hanya terdapat dilingkungan masyarakat yang bersifat tradisional, umumnya dimasyarakat agraris. Salah satu ciri utama masyarakat tradisional ialah rasa hormat yang tinggi yang ditujukan oleh para anggota masyarakat kepada orang tua atau seseorang yang dituakan.
  • Tipe Kharismatik. Tidak banyak hal yang dapat disimak dari literatur yang ada tentang kriteria kepemimpinan yang kharismatik. Memang ada karakteristiknya yang khas yaitu daya tariknya yang sangat memikat sehingga mampu memperoleh pengikut yang jumlahnya kadang-kadang sangat besar.
  • Tipe Laissez Faire Pemimpin ini berpandangan bahwa umumnya organisasi akan berjalan lancar dengan sendirinya karena para anggota organisasi terdiri ari orang-orang yang sudah dewasa yang mengetahui apa yang menjadi tujuan organisasi, sasaran-sasaran apa yang ingin dicapai, tugas yang harus ditunaikan oleh masing-masing anggota dan pemimpin tidak terlalu sering intervensi.
  • Tipe Demokratis a. Pemimpin yang demokratik biasanya memandang peranannya selaku koordinator dan integrator dari berbagai unsur dan komponen organisasi.

Kriteria Seorang Pemimpin

  • Pengaruh; seorang pemimpin adalahseorang yang memiliki orang–orang yang mendukungnya yang turut membesarkan nama sang pimpinan. Pengaruh itu menjadikan sang pemimpin diikuti dan membuat orang ain tunduk pada apa yang dikatakan sang pemimpin.
  • Kekuasaan/power; seorang pemimpin umumnya diikuti oleh orang lain karena ia memiliki kekuasaan yang membuat orang lain menghargai keberadaannya.
  • Wewenang; wewenang disini dapat diartikan sebagai hak yang diberikan kepada pemimpin untuk menetapkan sebuah keputusan dalam melaksanakan suatu hal/ kebijakan.
  • Pengikut ; seorang pemimpin yang memiliki pengaruh, kekuasaan /powerdan wewenang tidak dapat dikatakan sebagai pemimpin apabila dia tidak memiliki pengikut yang berada dibelakangnya yang memberi

Pelajari Pembangunan Serta Contohnya

Pengertian Pembangunan . Mengenai pengertian pembangunan, para ahli memberikan definisi yang bermacam-macam seperti halnya perencanaan. Istilah pembangunan bisa saja diartikan berbeda oleh satu orang dengan orang lain, daerah yang satu dengan daerah lainnya, Negara satu dengan Negara lain. Namun secara umum ada suatu kesepakatan bahwa pembangunan merupakan proses untuk melakukan perubahan.

Definisi Pembangunan

Kata pembangunan menurut kamus besar bahasa Indonesia yaitu, proses atau cara tumbuh, bertambah dan berkembang, perkembangan, pertambahan, bertambah dan menjadi banyak, perihal pembangunan, proses membangun mencapai kemajuan, perkembangan dan sebagainya, atau menumbuh-numbangkan segala sumbar daya yang tersedia agar bertambah menjadi banyak, namun dapat diambil pembangunan berarti perubahan.

Menurut Siagian (1994) menaruh pengertian mengenai pembangunan menjadi ?Suatu bisnis atau rangkaian usaha pertumbuhan & perubahan yang berencana dan dilakukan secara sadar oleh suatu bangsa, negara & pemerintah, menuju modernitas pada rangka pembinaan bangsa (nation building)?.

Menurut Alexander 1994. Pembangunan (development) merupakan proses perubahan yg mencakup semua system sosial, misalnya politik, ekonomi, infrastruktur, pertahanan, pendidikan & teknologi, kelembagaan, dan budaya.

Menurut Peet and Hartwick 2009. Pembangunan adalah upaya buat menciptakan kehidupan yang lebih baik buat setiap orang. Hal ini berarti pembangunan adalah sebuah upaya yang dapat membawa warga mengikuti sebuah proses buat mencapai kehidupan yang sebelumnnya dipercaya tidak baik, ataupun kurang baik, menjadi sebuah kondisi yang lebih baik.

Pembangunan menurut Rogers (Rochajat,dkk: 2011:3) adalah perubahan yang bermanfaat menujusustu sistem sosial dan ekonomi yg diputuskan menjadi kehendak suatu bangsa.

Menurut W.W Rostow (Abdul: 2004:89) pembangunan merupakan proses yang berkecimpung pada sebuah garis lurus, yakni berdasarkan masyarakat ndeso ke warga negara yang maju.

Istilah pembangunan digunakan secara luas sekarang ini. Sebagian akbar orang mengartikan bahwa pembangunan adalah suatu proses perubahan ekonomi yang ditandai dengan adanya industrialisasi. Istilah pembangunan juga mampu berarti suatu proses perubahan sosial yang menghasilkan urbanisasi, peniruan gaya hidup modern/barat, dan sikap hayati yg baru.

Pembangunan terdiri berdasarkan pembangunan fisik & non fisik.

  1. Pembangunan fisik adalalah pembanguan yang dapat di rasakan langsung oleh Masyarakat atau pembangunan yang tampak oleh mata. Contohnya adalah: Prasarana perhubungan yaitu: jalan, jembatan dll. Prasarana pemasaran yaitu: gedung, pasar. Dan Prasarana sosial yaitu: gedung sekolah,rumah-rumah ibadah, dan Puskesmas.
  2. Sedangkan pembangunan non fisik adalah jenis pembangunan yang tercipta oleh dorongan masyarakat setempat dan memiliki jangka waktu yang lama contohnya adalah Pembangunan bidang keagamaan. Pembangunan bidang kesehatan dan keluarga berencana. Pembangunan bidang keamanan dan ketertiban. Pelayanan terhadap urusan masyarakat seperti pembuatan KTP, pembuatan kartu keluarga,pembuatan surat kelahiran Dan Pembuatan surat keterangan berdomisili.

Thursday, May 28, 2020

Pelajari pendidikan karakter Serta Tujuannya

Pengertian pendidikan karakter Serta Tujuannya . Pendidikan karakter ini merupakan salah satu alat yang paling penting dan harus dimiliki oleh setiap orang. Sehingga tingkat pengertian pendidikan karakter seseorang juga merupakan salah satu alat terbesar yang akan menjamin kualitas hidup seseorang dan keberhasilan pergaulan di dalam masyarakat.

Definisi Pendidikan Karakter

Menurut Muchlas Samani & Harianto, pendidikan karakter konsep dan model,(Bandung:PT Remaja Rosdakarya,2011),hal.45 Pendidikan karakter adalah upaya sadar dan sungguh-sungguh dari seorang guru untuk mengerjakan nilai-nilai kepada para sisiwanya.

Dikutip dari wikipedia Pendidikan karakter merupakan bentuk kegiatan manusia yang di dalamnya terdapat suatu tindakan yang mendidik diperuntukkan bagi generasi selanjutnya. Tujuan pendidikan karakter adalah untuk membentuk penyempurnaan diri individu secara terus-menerus dan melatih kemampuan diri demi menuju kearah hidup yang lebih baik.

Menurut Dharma kusuma, pendidikan karakter kajian teori dan praktik di sekolah, (Bandung:PT Remaja Rosdakarya,2011),hal.5 pendidikan karakter adalah sebuah usaha untuk mendidik anak-anak agar dapat mengambil keputusan dengan bijak dan mempraktikanya dalam kehidupan sehari-hari,sehingga mereka dapat memberikan kontribusi yang positifkepada lingkunganya.

Menurut Depdiknas (2010), pendidikan karakter adalah segala sesuatu yang dilakukan guru, yang mampu mempengaruhi karakter pesertadidik. Guru membantu membentuk watak peserta didik. Hal ini meliputi keteladanan bagaimana perilaku guru, cara guru berbicara atau menyampaikan materi, bagaimana guru bertoleransi, dan berbagai hal terkait lainnya. Berdasarkan grand designyang dikembangkan Kemendiknas tersebut, secara psikologis dan sosial kultural pembentukan karakter dalam diri individu merupakan fungsi dari seluruh potensi individu manusia (kognitif, afektif, konaktif, dan psikomotorik) dalam konteks interaksi sosial kultural (dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat) dan berlangsung sepanjang hayat.

Tujuan Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakteratau akhlak mulia peserta didik secara utuh, terpadu, dan seimbang, sesuai standar kompetensi lulusan. Melalui pendidikan karakter diharapkan peserta didik mampu secara mandiri meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya, mengkaji dan menginternalisasi serta mempersonalisasi nilai-nilai karakter dan akhlak mulia sehingga terwujud dalam perilaku sehari-hari.

Menurut Rachman (2000),tujuan pendidikan karakter diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Mengembangkan potensi afektif peserta didik sebagai manusia dan warga negara yang memiliki nilai-nilai karakter.
  • Mengembangkan kebiasaan dan perilaku peserta didik yang terpuji dan sejalan dengan nilai-nilai universal dan tradisi budaya dan karakter bangsa.
  • Menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab peserta didik sebagai generasi penerus bangsa.
  • Mengembangkan kemampuan peserta didik menjadi manusia yang mandiri dan kreatif.
  • Mengembangkan lingkungan kehidupan sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman, jujur, penuh kreativitas dan persahabatan, serta dengan rasa kebangsaan yang tinggi dan penuh kekuatan.

Pendidikan karakter memilki esensi dan makna yang sama dengan pendidikan moral dan pendidikan akhlak. Tujuannya adalah membentuk pribadi anak, supaya menjadi manusia yang baik, warga masyarakat, dan warga negara yang baik. Adapun kriteria manusia yang baik, warga masyarakat yang baik, dan warga negara yang baik bagi suatu masyarakat atau bangsa, secara umum adalah nilai-nilai sosial tertentu, yang banyak dipengaruhi oleh budaya masyarakat dan bangsanya. Oleh karena itu, hakikat dari pendidikan karakter dalam konteks pendidikan di Indonesia adalah pendidikan nilai, yakni pendidikan nilai-nilai luhur yang bersumber dari budaya bangsa Indonesia sendiri, dalam rangka membina kepribadian generasi muda.

Pendidikan karakter bagi anak bertujuan agar secara sedini mungkin dapat:

  • Mengetahui berbagai karakter baik manusia.
  • Mengartikan dan menjelaskan berbagai karakter.
  • Menunjukkan contoh perilaku berkarakter dikehidupan sehari-hari.
  • Memahami sisi baik menjalankan perilaku berkarakter.
  • Memahami dampak buruk karena tidak menjalankan karakter baik.
  • Melaksanakan perilaku berkarakter dalam kehidupan sehari-hari.

Pelajari Infrastruktur Serta Karakteristik, Kategori Dan Jenisnya

Pengertian Infrastruktur Serta Karakteristik, Kategori Dan Jenisnya . Infrastruktur sendiri dalam sebuah sistem menopang sistem sosial dan sistem ekonomi sekaligus menjadi penghubung dengan sistem lingkungan. Ketersediaan infrastruktur memberikan dampak terhadap sistem sosial dan sistem ekonomi yang ada di masyarakat. Oleh karenanya, infrastruktur perlu dipahami sebagai dasar-dasar dalam mengambil kebijakan. Berikut adalah Penjelasan Seputar Pengertian Infrastruktur, Karakteristik Infrastruktur, Kategori Infrastruktur dan Jenis Infrastruktur.

Definisi Infrastruktur

Infrastruktur adalah sebuah sistem fasilitas publik, yang bersifat fundamental di tujukan kepada masyarakat/khalayak ramaiuntuk melayani dan memudahkan masyarakat (Hudson,et al:1997).

Pengertian Infrastruktur, berdasarkan Grigg (1988) infrastruktur merupakan sistem fisik yang menyediakan transportasi, pengairan, drainase, bangunan gedung & fasilitas publik lainnya, yg dibutuhkan buat memenuhi kebutuhan dasar manusia baik kebutuhan sosial maupun kebutuhan ekonomi. Pengertian ini merujuk dalam infrastruktur menjadi suatu sistem. Dimana infrastruktur dalam sebuah sistem merupakan bagian-bagian berupa sarana dan prasarana (jaringan) yang nir terpisahkan satu sama lain.

Dikutip berdasarkan wikipedia. Dalam kegunaan dalam aplikasi lain, infrastruktur dapat merujuk dalam teknologi warta, saluran komunikasi formal dan informal serta indera-alat pengembangan perangkat lunak, jaringan sosial politik atau kepercayaan pada kelompok-kelompok rakyat eksklusif. Dalam konseptual gagasan bahwa struktur pengorganisasian adalah penyediaan infrastruktur dan dukungan buat sistem atau bagi layanan organisasi seperti dalam sebuah kota, negara, perusahaan, atau perpaduan orang dengan kepentingan umum. Infrastruktur dapat juga mengacu pada sebuah konsep yg dikembangkan oleh Karl Marx berartikulasi menggunakan suprastruktur

Infrastruktur sama saja dengan prasarana, yaitu segala sesuatu yg adalah penunjang utama terselenggaranya suatu proses.

Karakteristik Infrastruktur

  • Digunakan bersama-sama (shared) oleh pengguna yanglebih luas, ketimbang stuktur-struktur yang didukungnya.
  • Lebih statis dan permanen ketimbang struktur-struktur yang didukungnya.
  • Lebih dipandang sebagai sebuah service (considered a service), termasuk orang-orang dan proses yang dilibatkan dalam support, lebih dari sekedar sebuah struktur atau perlengkapan (device) fisik.
  • Terkadang terhubung secara fisik ke struktur yang didukungnya
  • Terpisah (distinct) dari strktur-struktur yang didukungnya dalam hal kepemilikannya dan orang-orang.

Kategori Infrastruktur

Enam kategori besar infrastruktur (Grigg):

  • Kelompok jalan (jalan, jalan raya, jembatan);
  • Kelompok pelayanan transportasi (transit, jalan rel, pelabuhan, bandar udara);
  • Kelompok air (air bersih, air kotor, semua sistem air, termasuk jalan air);
  • Kelompok manajemen limbah (sistem manajemen limbah padat);
  • Kelompok bangunan dan fasilitas olahraga luar;
  • Kelompok produksi dan distribusi energi (listrik dan gas);

Fasilitas fisik Infrastruktur (Grigg):

  • Sistem penyediaan air bersih, termasuk dam, reservoir, transmisi, treatment, dan fasilitas distribusi;
  • Sistem manajemen air limbah, termasuk pengumpulan, treatment, pembuangan, dan sistem pemakaian kembali;
  • Fasilitas manajemen limbah padat;
  • Fasilitas transportasi, termasuk jalan raya, jalan rel dan bandar udara. Termasuk didalamnya adalah lampu, sinyal, dan fasilitas kontrol;
  • Sistem transit publik;
  • Sistem kelistrikan, termasuk produksi dan distribusi;
  • Fasilitas pengolahan gas alam;
  • Fasilitas pengaturan banjir, drainase, dan irigasi;
  • Fasilitas navigasi dan lalu lintas/jalan air;
  • Bangunan publik seperti sekolah, rumah sakit, kantor polisi, fasilitas pemadam kebakaran;
  • Fasilitas perumahan;
  • Taman, tempat bermain, dan fasilitas rekreasi, termasuk stadion.

Jenis Infrastruktur

  • Infrastruktur keras (physical hard infrastructure). Meliputi jalan raya dan kereta api, bandara, dermaga, pelabuhan, dan saluran irigasi.
  • Infrastruktur keras non-fisik (non-physical hard infrastructure). Yang berkaitan dengan fungsi utilitas umum, seperti ketersediaan air bersih berikut instalasi pengolaan air dan jaringan pipa penyalur, pasokan listrik, jaringan telekomunikasi (telepon dan internet), dan pasokan energi mulai dari minyak bumi, biodiesel, dan gas berikut pipa distribusinya.
  • Infrastruktur lunak (soft infrastructure) . Biasa pula disebut kerangka institusional atau kelembagaan yang meliputi berbagai nilai (termasuk etos kerja), norma (khususnya yang telah dikembangkan dan dikodifikasikan menjadi peraturan hukum dan perundang-undangan), serta kualitas pelayanan umum yang disediakan oleh berbagai pihak terkait, khususnya pemerintah .

Referensi

https://id.Wikipedia.Org/wiki/Infrastruktur

Seputar Pengertian Sosial

Seputar Pengertian Sosial . Apa itu Sosial....? Masyarakat merupakan peleburan dari kelompok-kelompok sosial, kebiaaan dan tata kelakuan merupakan petunjuk-petunjuk bagaimana haru memperlakukan warga-warga kelompok maupun warga-warga dari kelompok lainnya. Pengertian sosial tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia, karena memang diarahkan pada seluk beluk kehidupan manusia bersama kelompok di sekitarnya. Istilah ini juga dapat diabstraksikan ke dalam perkembangan-perkembangan kehidupan manusia, lengkap dengan dinamika serta masalah-masalah sosial yang terjadi di sekitarnya. Berikut adalah Penjelasan Tentang Pengertian Sosial Dan Status Sosial

Definisi Sosial

Pengertian sosial dalam ilmu sosial menunjuk dalam objeknya yaitu masyarakat. Sedangkan pada departemen sosial menampakan dalam aktivitas yg ditunjukkan buat mengatasi persoalan yang dihadapi sang warga pada bidang kesejahteraan yang ruang lingkupnya pekerjaan dan kesejahteraan sosial.

Sosial merupakan sesuatu yg dicapai oleh seorang, yang didapatkan dan ditetapkan dalam kehidupan sehari-hari antara individu dengan individu yg lain atau gerombolan .

Menurut Lena Dominelli. Sosial adalah merupakan bagian yang nir utuh menurut sebuah interaksi manusia sebagai akibatnya membutuhkan pemakluman atas hal-hal yg bersifat rapuh pada dalamnya.

Sosial adalah cara mengenai bagaimana para individu saling bekerjasama (Enda, 2010). Sedangkan Sosial dalam arti masyarakat atau kemasyarakatan berarti segala sesuatu yg bertalian menggunakan sistem hidup beserta atau atau hidup bermasyarakat berdasarkan orang atau sekelompok orang yg didalamnya sudah tercakup struktur, organisasi, nilai-nilai Sosial, & aspirasi hidup dan cara mencapainya. Tetapi bila pada lihat menurut dari ucapnya, sosial asal berdasarkan kata ?Socius? Yang berarti segala sesuatu yg lahir, tumbuh & berkembang dalam kehidupan secara bersama-sama.

Status Sosial

Dalam pembagian gerombolan atau rakyat (individu) memiliki apa yg dinamakan Status Sosial. Status Sosial merupakan kedudukan seseorang (individu) dalam suatu grup pergaulan hidupnya. Status seorang individu pada rakyat dapat dilihat berdasarkan 2 aspek yakni :

  • Aspek statis Status kedudukan dan derajat seseorang di dalam suatu kelompok yang dapat dibedakan dengan derajat atau kedudukan individu lainnya.Seperti : petani dapat dibedakan dengan nelayan, pegawai negeri, pedagang dan lain-lain.
  • Aspek dinamis Yaitu berhubungan erat dengan peranan sosial tertentu yang berhubungan dengan pengertian jabatan, fungsi, dan tingkah laku yang formal serta jasa yang diharapkan dari fungsi dan jabatan tersebut.

Peranan Sosial, adalah suatu cara atau perbuatan atau tindakan seseorang individu dalam usahanya memenuhi tanggung jawab hak-hak dari status sosialnya. Maka seseorang akan terlihat menjalankan aktivitas atau nir yang sinkron dengan status sosialnya masing-masing, dapat dilihat menurut peranannya.

Pada prinsipnya setiap individu dalam pergaulan hidupnya memiliki status sosial yang pokok berupa :

  • Pekerjaan seseorang (merupakan status yang terpenting)
  • Status dalam sistem kekerabatan
  • Status religius dan status politik

Wednesday, May 27, 2020

Pelajari Pemberdayaan Masyarakat

Pengertian Pemberdayaan Masyarakat . Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya pemerintah untuk mendorong akselerasi penurunan angka kemiskinan yang berbasis partisipasi yang diharapkan dapat menciptakan proses penguatan sosial yang dapat mengantar masyarakat miskin menuju masyarakat yang madani, sejahtera, berkeadilan serta berlandaskan iman dan takwa.

Definisi Pemberdayaan Masyarakat

Pemberdayaan warga adalah upaya mempertinggi kemampuan & potensi yang dimiliki rakyat, sehingga rakyat dapat mewujudkan jati diri, harkat & martabatnya. Secara aporisma buat bertahan buat mengembangkan diri secara mandiri baik pada bidang sosial, ekonomi, agama, & budaya.

Menurut (Sumaryadi, 2005:11) pemberdayaan rakyat merupakan ?Upaya mempersiapkan masyarakat seiring menggunakan langkah memperkuat kelembagaan rakyat agar mereka mampu mewujudkan kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan pada suasana keadilan sosial yang berkelanjutan?.

Menurut (Abu Huraerah, 2008:87) Pemberdayaan rakyat adalah sebuah proses dalam bingkai usaha memperkuat apa yang lazim diklaim community self-reliance atau kemandirian. Dalam proses ini rakyat didampingi buat membuat analisis perkara yg dihadapi, dibantu buat menemukan cara lain solusi perkara tersebut, serta diperlihatkan taktik memanfaatkan aneka macam kemampuan yang dimiliki.

Menurut (Chamber, 1995). Pemberdayaan warga merupakan konsep pembanguan ekonomi yg merangkum nilai-nilai warga buat membangun paradigma baru dalam pembangunan yang bersifat people- centered, participatory, empowerment and sustainable.

Menurut Wrihatnolo dan Dwidjowijoto (2007: 74),  “konsep pemberdayaan masyarakat mencakup pengertian community development (pembangunan masyarakat) dan community based development (pembangunan yang bertumpu pada masyarakat), dan tahap selanjutnya muncul istilah community driven development yang diterjemahkan sebagai pembangunan yang diarahkan masyarakat atau diistilahkan sebagai pembangunan yang digerakkan oleh masyarakat...”

Upaya pemberdayaan masyarakat dilakukan menggunakan tiga hal

  • Menciptakan iklim yang memungkinkan potensi manusia berkembang. Titik tolaknya adalah penekanan bahwa setiap manusia dan masyarakat memiliki potensi-potensi, kemudian diberikan motivasi dan penyadaran bahwa potensi itu dapat dikembangkan
  • Memperkuat potensi yang dimiliki masyarakat dimana perlu langkah-langkah yang lebih positif dan nyata, penyediaan berbagai masukan serta pembukaan berbagai akses kepada berbagai peluang yang akan membuat masyarakat mampu dan memanfaatkan peluang. Pemberdayaan pada jalur ini dapat berupa pemberian berbagai bantuan produktif, pelatihan, pembangunan sarana dan prasarana baik fisik maupun sosial, dan pengembangan kelembagaan di tingkat masyarakat.
  • Pemberdayaan mengandung arti pemihakan pada pihak yang lemah untuk mencegah persaingan yang tidak seimbang dan menciptakan kemitraan yang saling menguntungkan.

Upaya utama pada setiap pemberdayaan rakyat

  • Bina manusia. Yang termasuk ke dalam upaya bina manusia adalah semua kegiatan yang termasuk dalam upaya penguatan atau pengembangan kapasitas
  • Bina usaha menjadi suatu upaya penting dalam setiap pemberdayaankarena bina manusia tanpa memberikan dampak atau manfaat bagiperbaikan kesejahteraan (ekonomi atau non ekonomi) akanmenambah kekecewaan. Sebaliknya, hanya bina manusia yangmampu (dalam waktu dekat) memberikan dampak atau manfaat bagiperbaikan kesejahteraan yang akan memperoleh dukungan dalambentuk partisipasi masyarakat.
  • Bina lingkungan. Terpenuhinya segala kewajiban yang ditetapkan dalam persyarataninvestasi dan operasi yang terkait dengan perlindungan, pelestariandan pemulihan (rehabilitasi/reklamasi) sumber daya alam danlingkungan hidup.
  • Bina kelembagaan. Kelembagaan sering diartikan sebagai pranata sosial atau organisasisosial, apabila memenuhi 4 komponen yaitu: Komponen person, kepentingan, aturan dan struktur.

Pelajari Sosial Ekonomi Serta Faktor Yang Mempengaruhinya

Pengertian sosial ekonomi jarang dibahas secara bersamaan. Pengertian social pada ilmu social memilih pada objeknya yaitu rakyat. Sedangkan pada departemen social menunjukkan dalam aktivitas yang ditunjukkan untuk mengatasi problem yg dihadapi sang warga pada bidang kesejahteraan yang ruang lingkup pekerjaan & kesejahteraan sosial. Berikut merupakan penjelasan tentang seputar pengertian sosial ekonomi & Faktor Yang Menentukan Sosial Ekonomi Masyarakat

Definisi Sosial Ekonomi

Pengertian sosial ekonomi merupakan segala sesuatu yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat, antara lain pakaian, pangan, perumahan, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain. Pemenuhan ke butuhan tersebut berkaitan menggunakan penghasilan. Hal ini diubahsuaikan dengan penelitian yg akan dilakukan.

Sosial ekonomi dapat juga diartikan sebagai suatu keadaan atau kedudukanyang diatur secara sosial dan memutuskan seorang dalam posisi tertentu dalamstruktur rakyat. Pemberian posisi ini disertai pula seperangkat hak dankewajiban yang harus dipenuhi sipembawa status misalnya, pendapatan, danpekerjaan.

Sosial ekonomi menjadi studi mengenai bagaimana cara orang atau masyarakat memenuhi kebutuhan hidup mereka terhadap jasa dan barang langka. Dari pengertian tadi bisa diuraikan bahwa sosial ekonomi herbi dua hal yaitu :

  • Fenomena ekonomi yaitu gejala bagaimana cara orang ataumasyarakat memenuhi kebutuhan hidup mereka terhadap jasa danbarang langka. Cara yang dimaksud di sini berkait dengan semua aktivitas orang dan masyarakat yang berhubungan denganproduksi,distribusi, dan konsumsi jasa-jasa dan barang-barang langka.
  • Pendekatan sosial yaitu berupa kerangka acuan, variabel-variabel, danmodel-model yang digunakan oleh para sosiolog dalam memahami dan mejelaskan kenyataan sosial atau fenomena yang terjadi dalammasyarakat.

Faktor Yang Menentukan Sosial Ekonomi Masyarakat

  • Tingkat pendidikan.
  • Jenis pekerjaan.
  • Tingkat pendapatan.
  • Keadaan rumah tangga.
  • Tempat tinggal.
  • Kepemilikan kekayaan.
  • Jabatan dalam Organisasi.
  • Aktivitas ekonomi

Referensi

https://id.Wikipedia.Org/wiki/Sosial_ekonomi

Pelajari Epistemologi Serta Landasannya

Pengertian Epistemologi Serta Landasannya. Apa Yang Dimaksud Dengan Epistemologi.....? Epistemologi atau teori pengetahuan yang berhubungan dengan hakikat dari ilmu pengetahuan, pengandaian-pengandaian, dasar-dasarnya serta pertanggung jawaban atas pertanyaan mengenai pengetahuan yang dimiliki oleh setiap manusia. Pengetahuan tersebut diperoleh manusia melalui akal dan panca indra dengan berbagai metode, diantaranya : metode induktif, metode deduktif, metode positivisme, metode kontemplatis dan metode dialektis.

Definisi Epistemologi

Secara etimologi, epistemologi merupakan kata gabungan yang diangkat dari dua kata dalam bahasa Yunani, yaitu episteme dan logos.“Episteme” artinya pengetahuan, sedangkan “logos” lazim dipakai untuk menunjukkan adanya pengetahuan sistematik.

Menurut Simon Blackburn Epistemologi, adalah cabang filsafat yang berkaitan dengan asal, sifat, karakter dan jenis pengetahuan. Topik ini termasuk salah satu yang paling sering diperdebatkan dan dibahas dalam bidang filsafat. Misalnya tentang apa itu pengetahuan, bagaimana karakteristiknya, macamnya, serta hubungannya dengan kebenaran dan keyakinan (Simon Blackburn., Kamus Filsafat., (Yogyakarta., Pustaka Pelajar., 2013)., hlm., 286.)

Menurut Jujun S. Suria Sumantri. Epistemologi, adalah Arah berfikir manusia dalam menemukan dan memperoleh suatu ilmu pengetahuan degan menggunakan kemampuan rasio. (Jujun S. Suriasumantri, Ilmu Filsafat, (Jakarta : Pustaka Sinar Harapan, 1990), Hal 105.)

Menurut Titus, Smith, Nolan dalam buku Persoalan-Persoalan Filsafat, menyatakan epistemologi adalah (Titus, Smith, Nolan., Persoalan-Persoalan Filsafat., (Jakarta., Bulan Bintang.,1983)., hlm 20-21.)

Secara generik epistemologi adalah cabang filsafat yang menelaah sumber-asal, watak dan kebenaran pengetahuan.Apakah yang bisa diketahui sang insan? Dari manakah insan rnemperoleh pengetahuan? Apakah manusia memiliki pengetahuan yg bisa diandakan Atau hanya wajib puas menggunakan pendapat-pendapat menurut sangkaan-sangkaan? Apakah kemampuan insan terbatas dalam mengetahui keterangan pengalaman alat, atau insan dapat mengetahui yg lebih jauh dari dalam apa yang diungkapkan alat?

Terdapat 3 masalah utama pada epistemologi:

  • Apakah sumber - sumber pengetahuan? Dari mana pengetahuan yang benar itu datang, dan bagaimana manusia dapat mengetahui? Ini semua adalah problem “asal “ (origins)
  • Apakah watak dari pengetahuan? Apakah ada dunia yang riil di luar akal, dan kalau ada, dapatkah manusia mengetahui?. Ini semua merupakan problem penampilan (apperience) terhadap realitas.
  • Apakah pengetahuan manusia itu benar (valid). Bagaimana membedakan antara kebenaran dan kekeliruan? Ini adalah problema memcoba pengetahuan (verification).

Menurut Webster Third New International Dictionary epistemologi sebagai “The Study of method and ground of knowledge, especially with reference to its limits and validity”.

Menurut Paul Edwards, dalam The Encyclopedia of Philosophy, Epistemologi adalah “the theory of knowledge.” Pada tempat yang sama ia menerangkan bahwa epistemologi merupakan “the branch of philosophy which concerned with the nature and scope of knowledge, its presuppositions and basis, and the general reliability of claims to knowledge.”

Secara Umum Epistemologi adalah pengetahuan sistematik mengenai pengetahuan. Ia adalah keliru satu cabang filsafat yg membahas mengenai terjadinya pengetahuan, asal pengetahuan, dari mula pengetahuan, metode atau cara memperoleh pengetahuan, validitas dan kebenaran pengetahuan.

Landasan Epistemologi

Landasan epistemology ilmu disebut metode ilmiah, yaitu cara yang dilakukan ilmu dalam menyusun pengetahuan yang benar. Metode ilmiah merupakan prosedur dalam mendapatkan pengetahuan yang disebut ilmu. Jadi, ilmu pengetahuan merupakan pengetahuan yang di dapatkan lewat metode ilmiah.Tidak semua pengetahuan disebut ilmiah, sebab ilmu merupakan pengetahuan yang cara mendapatkannya harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Syarat-syarat yang harus dipenuhi agar suatu pengetahuan bisa disebut ilmu yakni tercantum dalam metode ilmiah. (Paul Suparno, Filsafat pendidikan, ( Yogyakarta : Penerbit Kanisius 2001), Hal 11.)

.

Tuesday, May 26, 2020

Pelajari BIG DATA

Pengertian Big Data . Big Data merupakan sebuah sistem teknologi yang diperkenalkan untuk menanggulangi 'ledakan informasi' seiring dengan semakin bertumbuhnya ekosistem pengguna perangkat mobile dan data internet. Pertumbuhan perangkat mobile dan data internet ternyata sangat mempengaruhi perkembangan volume dan jenis data yang terus meningkat secara signifikan di dunia maya.

Big Data merupakan kata data elektronik yang tidak hanya sangat besar melainkan jua sangat cepat berubah dengan berbagai poly jenisnya. Di jagad teknologi, Big Data sebagai sangat popular sehabis miliaran insan memakai internet buat banyak sekali kebutuhan sehari-hari. Begitu poly data yang bisa diakses & tersimpan pada computer-personal komputer pada internet bisa berupa teks, gambar, suara, video, animasi, blog, kitab , cuaca, posisi tempat di bumi , suhu, penerbangan, belanja pada pasar swalayan dll. Perusahaan ?Super Big? Penggunaan Big Data, diantaranya Facebook, Google, Twitter dan Yahoo dll.

Definisi Big Data

Secara umum Big Data adalah adalah sebuah perpaduan data yang ukuran sangat besar (volume), sangat cepat berubah/bertumbuh (velocity), hadir pada beragam bentuk/format (variety), serta memiliki nilai tertentu (value), menggunakan catatan jika berasal menurut asal yang akurat.

Berdasarkan pendekatan dari bidang ilmu teknologi kabar, bisa disampaikan empat informasi akbar yang menyertai perkembangan & pengelolaan big data, yaitu:

  • Infrastruktur jaringan komputer;
  • Normalisasi (penyamaan) persepsi terhadap data (data science);
  • Big data sebagai fondasi untuk collaborative intelligence; dan
  • Perlunya kesaradaran akan nilai informasi yang mengiringi citra diri seseorang, sebuah organisasi ataupun institusi. Keywords — big data, temu balik informasi, penyaringan data, data science.

Mengacu pada kajian tentang big data & beberapa riset yg telah atau sedang dilakukan, beberapa hal yang bisa disampaikan sebagai kesimpulan merupakan:

  • Pemanfaatan big data sangat memerlukan infrastruktur Internet yang mumpuni sehingga dapat menjamin bahwa data-data dalam jumlah besar dapat diakses secara kontinu.
  • Dengan begitu banyak dan bervariasinya data yang 'tersedia' (baik disadari maupun tidak disadari) secara online, menyebabkan dimungkinkannya pengolahan informasi yang tepat guna sesuai kebutuhan. Untuk hal ini tentu saja diperlukan adanya pemodelan data (data science) yang mumpuni.
  • Dengan tersedianya berbagai komunitas yang aktif didunia maya, sangat dimungkinkan adanya kolaborasi antara berbagai bidang ilmu.
  • Perlunya menumbuhkan kesadaran akan nilai data yang di-posting dalam dunia maya. Meskipun data sangat tersebar (sparse) dalam berbagai sumber, namun dengan kehadiran SE menjadi sangat mudah diperoleh. Melalui teknik pengolahan informasi yang 'tepat' data-data tersebut dapat menjadi hal yang positif ataupun negatif.

Pelajari Najis serta Cara Membersihkannya

Pengertian Najis serta Cara Membersihkannya . Sebagai seorang muslim harus benar-benar mengetahui pengertian, macam, cara menghilangkan najis itu seperti apa sehingga apabila suatu saat terkena salah satu jenis najis maka bisa dengan cepat menghilangkan najis tersebut. Berikut adalah penjelasan seputar pengertian najis serta Macam-Macam Najis Dan Cara Membersihkannya

Definisi Najis

Najis dari bahasa merupakan sesuatu yg menjijikkan, sedangkan menurut kata adalah sesuatu yg haram misalnya masalah yg berwujud cair (darah, muntah muntahan & nanah), setiap kasus yang keluar dari dubur dan qubul kecuali mani.

Menurut definisi Asy Syafi?Iyah merupakan: ?Sesuatu yang dipercaya kotor dan mencegah sahnya salat tanpa ada hal yang meringankan.?

Menurut definisi Al Malikiyah, najis adalah: ?Sifat hukum suatu benda yang mengharuskan seseorang tercegah dari kebolehan melakukan salat apabila terkena atau berada pada dalamnya.?

Macam-Macam Najis

  • Najis mukhaffafah, yaitu najis yang ringan. Yang termasuk najis ini adalah air kencing anak laki-laki yang belum berumur dua tahun dan belum makan dan minum selain air susu ibu. Dengan demikian air kencing anak perempuan yang belum berumur dua tahun tidak termasuk najis ini meskipun belum makan dan minum selain air susu ibu. Cara mensucikan najis ini cukup dengan memercikkan air pada benda yang kena najis ini.
  • Najis mughallazhah, yaitu najis yang berat. Yang termasuk ke dalam najis ini adalah air liur anjing atau babi dan bekas jilatannya. Cara mensucikannya adalah dengan membasuh bekas jilatan tersebut dengan air yang suci sebanyak tujuh kali dan salah satunya dicampur dengan tanah yang suci.
  • Najis mutawasithah, yaitu najis pertengahan antara najis yang ringan dan yang berat. Yang termasuk dalam najis ini adalah semua najis selain dari najis mukhaffafah dan najis mughallazhah.

Yang termasuk dalam najis mutawasithah adalah:

  • Bangkai binatang selain dari binatang laut (ikan) dan binatang darat yang tidak berdarah seperti belalang.
  • Darah baik merah maupun putih selain hati dan limpa.
  • Air kencing selain yang tidak termasuk najis mukhaffafah.
  • Air madzi, yaitu cairan berwarna putih yang keluar dari kemaluan baik laki-laki maupun perempuan yang tidak disertai tekanan syahwat yang sangat kuat, misalnya karena berciuman, berangan-angan tentang masalah seksual, dan yang sejenisnya.
  • Semua yang keluar dari lubang qubul dan dubur, kecuali air mani (cairan putih yang keluar karena tekanan syahwat yang sangat kuat).
  • Khamer atau minuman keras yang memabukkan.
  • Muntah.
  • Darah haidl, nifas, dan istihazhah (darah penyakit).
  • Bagian binatang yang diambil dari tubuhnya sewaktu masih hidup.

Najis mutawasithah dibagi sebagai dua, yaitu:

  1. Najis hukmiyah, yaitu najis yang diyakini adanya, tetapi tidak tampak zat dan warnanya, baunya, atau rasanya, seperti air kecing yang sudah kering. Cara mensucikannya cukup dengan mengalirkan air pada benda yang kena najis.
  2. Najis ‘ainiyah, yaitu najis yang masih jelas zat dan warnanya, baunya, atau rasanya. Cara mensucikannya dengan menghilangkan zat, warna, bau, dan rasanya.

Pelajari Real Count

Pengertian Real Count. Real Count merupakan sebuah proses pengumpulan informasi oleh ratusan relawan melalui pemantauan langsung saat pemungutan dan perhitungan suara diseluruh tempat pemungutan suara (TPS) yang ada.

Metodologi real count dipakai buat mengevaluasi kualitas keseluruhan proses pemilihan umum,buat memverifikasi hasil resmi pemilihan umum, mengetahui hasil perhitungan suara di semua TPS secara akurat, dan mencegah kecurangan dalam pemilihan umum.

Definisi Real Count

Arti menurut real count merupakan perhitungan nyata menurut data yang terdapat pada TPS yg bernama C1. Real count nir sama dengan quick count, lantaran quick count hanya dari sampel saja, bukan populasi jumlah pemilih pada TPS.

Menurut CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali Real Count merupakan merupakan proses penghitungan keseluruhan surat bunyi yang ada di seluruh TPS. Real count, dilakukan oleh KPU. Pada umumnya, ia menyebut proses real count berlangsung lebih usang. Sebab, data yang dipakai bersumber dari semua TPS. "Ini semacam sensus terhadap semua TPS. Makanya relatif lebih usang di banding quick count,".

Real count dalam kamus Inggris-Indonesia berarti perhitungan secara konkret. Penghitungan suara secara real (Real Count) atau pula dikenal sebagai Tabulasi Suara Paralel (Parallel Vote Tabulation) merupakan galat satu metode yang berguna buat memantau & mempercepat proses penghitungan bunyi. Real count tidak sinkron menggunakan quick count dalam umumnya. Karena liputan output bunyi yang dikirim merupakan valid berdasarkan setiap TPS sebagai akibatnya datanya pun lebih dapat dipertanggungjawabkan. Metode pengumpulan data secara komprehensif (data menurut seluruh TPS) dengan memakai relawan-relawan dari kandidat masing-masing, bukan berdasarkan kuesioner atau secara acak sampling atau pemetaan bunyi.

Referensi

Perancangan Sistem Informasi Real Count Pilkada dengan SMS Gateway Berbasis Web dalam DPD PKS Tangerang Selatan. Universitas Pamulang. Pamulang.

Monday, May 25, 2020

Pelajari Perlindungan Anak Serta Dasar Pelaksanaanya

Pengertian Perlindungan Anak Serta Dasar Pelaksanaanya . Perlindungan anak merupakan usaha kegiatan seluruh lapisan masyarakat dalam berbagai kedudukan dan peranan, yang menyadari betul pentingnya anak bagi nusa dan bangsa dikemudian hari. Jika mereka telah matang pertumbuhan pisik maupun mental dan sosialnya, maka tiba saatnya menggantikan gennerasi terdahulu.

Definisi Perlindungan Anak

Mengacu pada UU Nomor 23 Tahun 2002, perlindungan anak adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi, secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Pengertian ini hanya untuk memberikan gambaran saja, kajian ini lebih difokuskan pada perlindungan khusus untuk anak.

Perlindungan anak adalah segala usaha yg dilakukan buat membentuk syarat agar setiap anak dapat melaksanakan hak dan kewajibannya demi perkembangan & pertumbuhan anak secara wajar baik fisik, mental dan sosial.

Perlindungan anak adalah perwujudan adanya keadilan pada suatu warga , dengan demikian perlindungan anak diusahakan dalam banyak sekali bidang kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Kegiatan perlindungan anak membawa akibat aturan, baik dalam kaitannya menggunakan aturan tertulis maupun nir tertulis. Hukum adalah jaminan bagi aktivitas perlindungan anak.

Pengertian perlindungan anak bisa jua dirumuskan menjadi:

  • Suatu perwujudan adanya keadilan dalam suatu masyarakat. Keadilan ini merupakan keadilan sosial, yang merupakan dasar utama perlindungan anak.
  • Suatu usaha bersama melindungi anak untuk melaksanakan hak dan kewajibannya secara manusiawi dan positif.
  • Suatu permasalahan manusia yang merupakan suatu kenyataan sosial. Menurut proporsi yang sebenarnya, secara dimensional perlindungan anak beraspek mental, fisik dan sosial, hal ini berarti bahwa pemahaman, pendekatan, dan penangan anak dilakukan secara integratif, interdisipliner, intersektoral dan interdepartemental;
  • Suatu hasil interaksi antara pihak-pihak tertentu, akibat adanya suatu interrelasi antara fenomena yang ada dan saling mempengaruhi.
  • Suatu tindakan individu yang dipengaruhi oleh unsur-unsur sosial tertentu atau masyarakat tertentu, seperti kepentingan yang dapat menjadi motivasi, lembaga-lembaga sosial (keluarga, sekolah, pesantren pemerintah dan sebagainya), nilai-nilai sosial, norma (hukum) status, peran dan sebagainya. Agar dapat memenuhi, memahami dan menghayati secara tepat sebab-sebab orang melakukan perlindungan anak sebagai suatu tindakan individu (sendiri-sendiri atau bersama-sama), maka dipahami unsur-unsur struktur sosial yang terkait;
  • Dapat merupakan suatu tindakan hukum (yuridis) yang dapat mempunyai akibat hukum yang harus diselesaikan dengan berpedoman dan berdasarkan hukum.
  • Harus diusahakan dalam berbagai bidang penghidupan dan kehidupan keluarga, bermasyarakat, bernegara, dan berbangsa. Taraf perlindungan anak pada suatu masyarakat atau bangsa merupakan tolak ukur taraf peradaban masyarakat dan bangsa tersebut;
  • Merupakan suatu pembangunan hukum nasional.
  • Merupakan bidang pelayanan sukarela (voluntarisme) yang luas lingkupnya dengan gaya baru (inovatif, inkonvensional).

Perlindungan anak dapat dibedakan pada dua (2) bagian yaitu :

  • Perlindungan anak yang bersifat yuridis, yang meliputi; perlindungan dalam bidang hukum publik dan dalam bidang hukum keperdataan.
  • Perlindungan anak yang bersifat non yuridis, meliputi : perlindungan dalam bidang sosial, bidang kesehatan, bidang pendidikan.

Berdasarkan output seminar perlindungan anak/remaja oleh Prayuana Pusat tanggal 30 Mei 1977, masih ada 2 perumusan tentang proteksi anak yaitu :

  • Segala upaya yang dilakukan secara sadar oleh setiap orang maupun lembaga pemerintahaan dan swasta yang bertujuan mengusahakan pengamanan, penguasaan, pemenuhan kesejahteraan fisik, mental dan sosial anak dan remaja yang sesuai dengan kepentingan dan hak asasinya.
  • Segala daya upaya bersama yang dilakukan secara sadar oleh perorangan, keluarga, masyarakat, badan-badan pemerintah dan swasta untuk pengamanan, pengadaan, dan pemenuhan kesejahteraan rohaniah dan jasmaniah anak 0-21 tahun, tidak dan belum pernah menikah, sesuai dengan hak asasi dan kepentingannya agar dapat mengembangkan dirinya seoptimal mungkin.”

Pasal 1 nomor 2 UU No.23 Tahun 2002 menentukan bahwa perlindungan anak adalah segala kegiatan buat mengklaim dan melindungi anak & hak-haknya agar bisa hidup, tumbuh, berkembang, & berpastisipasi, secara optimal sesuai dengan harkat dan prestise kemanusiaan, dan menerima proteksi berdasarkan kekerasan & diskriminasi.

Perlindungan anak dapat diartikan menjadi segala upaya yang ditujukan untukmencegah, rehabilitasi, & memberdayakan anak yang mengalami tindak perlakuan salah (child abused), eksploitasi, & penelantaran, agar bisa mengklaim kelangsungan hidup & tumbuh kembang anak secara masuk akal, baik fisik, mental, & sosialnya.

Dasar pelaksanaan proteksi anak

  • Dasar filosofi; pancasiladasar kegiatan dalam berbagai bidang kehidupan keluarga, bermasyarakat, bernegara, dan berbangsa, secara dasar filosofis pelaksanaan perlindungan anak.
  • Dasar etis; pelaksanaan perlindungan anak harus sesuai dengan etika profesi yang berkaitan, untuk mencegah perilaku menyimpang dalam pelaksanaan kewenangan, kekuasaan, dan kekuatan dalam pelaksanaan perlindungan anak.
  • Dasar yuridis; pelaksanaan perlindungan anak harus didasarkan pada Undang-Undang Dasar1945 dan berbagai peraturan perundang-undangan lainnyayang berlaku. Penerapan dasar yuridis ini harus secara integratif, yaitu penerapan terpadu menyangkut peraturan perundang-undangan dari berbagai bidang hukum yang berkaitan.

Referensi

Maidin Gultom. 2006. Perlindungan Hukum Terhadap Anak dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia. Refika Aditama Bandung, hlm 12

Widiartna. 2009. Viktimologi, Perspektif Korban dalam Penanggukangan Kejahatan, Atmajaya. Jogjakarta, hlm 55

Romli Atmasasmita. 2002. Teori Kapita Selrkta Kriminologi, hlm. 55

Maidin Gultom. 2006. Perlindungan Hukum Terhadap Anak pada Sistem Peradilan Pidana Anak Di Indonesia. Refika Aditama. Baandung. Hlm. 57

.

Pelajari Exit Poll Serta Fungsinya

Exit Poll sebaiknya dilakukan oleh organisasi yg andal, independen, memiliki sumber daya memadai dan didukung teknologi komunikasi dan akses keterangan yg luas.

Exit poll membutuhkan keahlian spesifik, oleh karena itu memerlukan penyelenggara yg mengikuti dinamika politik nasional dan mampu mengorganisir warga secara nasional. Penyelenggara wajib mempunyai orang yang memahami kemampuan pada bidang teknologi komunikasi. Di Indonesia lembaga yg sudah melakukan exit poll antara lain merupakan Litbang Kompas, Lembaga Survei Indonesia, Lingkaran Survei Indonesia, Lembaga Penelitian Pendidikan Penerangan Ekonomi & Sosial (LP3ES).

Definisi Exit poll

Pengertian Exit poll secara umum adalah metode mengetahui opini publik yang dilakukan sesaat setelah keluar dari bilik suara (LSI 2004).

Dikutip menurut wikipedia Exit poll merupakan merupakan galat satu metode yang dipakai media untuk memprediksi siapakah yang akan memenangkan pemilihan generik. Meskipun demikian, tidak seluruh negara memakai exit poll sebagai salah satu cara untuk memprediksi pemenang pemilihan generik. Salah satu negara yg memakai exit poll merupakan Britania Raya terutama pada pemilihan generik parlemen. Hal ini disebabkan exit poll dipercaya lebih stabil buat memprediksi siapa yang akan sebagai pemenang. Selain itu, exit poll dianggap mewakili output akhir menurut pikiran para pemilih sesudah keluar dari tempat pemungutan suara (TPS) & mempunyai selisih (margin of error) yang nir terlalu besar apabila dibandingkan menggunakan telaah pendapat lantaran kemungkinan adanya fluktuasi hasil dalam masa kampanye dan masa pemilihan generik.

Exit Poll merupakan informasi lapangan yang dilakukan terhadap pemilih. Exit Poll memiliki 3 fungsi sekaligus.

Fungsi Exit Poll

  1. Memprediksi perolehan suara dalam pemilu,
  2. Mampu memetakan pola dukungan pemilih terhadap partai, capres maupun isu nya, serta
  3. Mampu memberikan kontribusi yang luas bagi kebutuhan penelitian akademis.
Exit Poll dilakukan pada saat proses pemilihan di TPS masih berlangsung dan begitu penghitungan di TPS hendak dilakukan, Exit Poll sudah selesai dilakukan.

.

Pelajari Manajemen Sumber Daya Manusia Dan Fungsinya

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia Dan Fungsinya . Manajemen sumber daya manusia sebagai kebijakan dan praktik menentukan aspek manusia atau sumber daya manusia dalam posisi manajemen, termasuk merekrut, menyaring, melatih, memberi penghargaan dan penilaian. Dapat disimpulkan bahwa manajemen sumber daya manusia adalah sebuah rancangan sistem-sistem formal untuk mengatur aspek manusia guna mencapai tujuan organisasi.

Definisi Manajemen Sumber Daya Manusia

Schuler, Dowling, Smart dan Huber (1992:16) mengartikan MSDM dalam rumusan seperti berikut ini: Human Resource Management (HRM) is the recognition of the importance of an organization?S workforce as penting human resources contributing to the goals of the organization, and the utilisation of several functions and activities to ensure that they are used effectively and fairly for the benefit of the individual, the organization, and society?.

Pernyataan tadi bisa diterjemahkan Manajemen Sumber Daya Manusia / MSDM merupakan pengakuan tentang pentingnya tenaga kerja organisasi menjadi sumber daya insan yang sangat krusial pada memberi kontribusi bagi tujuan-tujuan organisasi, dan penggunaan beberapa fungsi & aktivitas buat memastikan bahwa SDM tersebut dipakai secara efektif dan adil bagi kepentingan individu, organisasi dan warga .

Manajemen asal daya manusia dari pendapat Mathis dan Jackson (2011:41), merupakan rancangan sistem-sistem formal buat memastikan penggunaan talenta manusia secara efektif & efisien guna mencapai tujuan organisasi.

Menurut Henry Simamora (2004 : 4)? Manajemen sumber daya insan merupakan eksploitasi, pengembangan, evaluasi, pemberian balas jasa, dan pengelolaan individu anggota organisasi atau gerombolan karyawan?.

Menurut Melayu S. P. Hasibuan (2003 :10) ?Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan ilmu dan seni mengatur hubungan & peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien, pada membantuterwujudnya tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat?.

Mangkunegara (2013:2) mendefinisikan manajemen sumber daya insan sebagai suatu pengelolaan & pendayagunaan sumber daya yg terdapat pada individu (pegawai). Pengelolaan & pendayagunaan tersebut dikembangkan secara aporisma di dalam global kerja buat mencapai tujuan organisasi & pengembangan individu pegawai.

Secara Umum manajemen sumber daya insan merupakan suatu proses mengelola manusia secara formal pada suatu organisasi atau perusahaan guna mencapai suatu tujuan yang diinginkan.

Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia

  1. Perencanaan,
  2. Pengorganisasian,
  3. Pengarahan,
  4. Pengendalian,
  5. Pengadaan,
  6. Pengembangan,
  7. Kompensasi,
  8. Pengintegrasian,
  9. Pemeliharaan,
  10. Kedisiplinan, dan
  11. Pemberhentian.

Sunday, May 24, 2020

Pelajari Surveyor Pemetaan Serta Tugas Dan Unsur Kegiatannya

Pengertian Surveyor Pemetaan Serta Tugas Dan Unsur Kegiatannya . Dalam rangka meningkatkan daya guna dan hasil guna survei dan pemetaan, diperlukan adanya Pegawai Negeri Sipil yang ditugaskan secara penuh untuk melaksanakan tugas survei dan pemetaan secara profesional;

Definisi Surveyor Pemetaan

Pengertian Surveyor Pemetaan adalah Pegawai Negeri Sipil yg diberi tugas, kewenangan, tanggungjawab & hak secara penuh sang Pejabat yang berwenang untuk melakukan aktivitas survei dan pemetaan.

Surveyor Pemetaan berkedudukan menjadi pelaksana teknis fungsional dibidang survei dan pemetaan pada instansi pemerintah.

Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan merupakan jabatan karier yang hanya bisa diduduki sang seseorang yg sudah berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Tugas Pokok Surveyor Pemetaan

Tugas pokok Surveyor Pemetaan adalah melakukan kegiatan perencanaan, aplikasi, pembinaan, pengembangan serta pemasyarakatan survei dan pemetaan.

Unsur Dan Sub Unsur Kegiatan

Pendidikan Meliputi;

  • Pendidikan sekolah dan memperoleh ijazah/gelar
  • Pendidikan dan pelatihan fungsional di bidang survei dan pemetaan serta memperoleh Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPL).

Kegiatan survei, mencakup:

  • Melakukan persiapan survei;
  • Melakukan survei lapangan;
  • Melakukan pemrosesan data hasil survei;
  • Melakukan supervisi survei;
  • Memasyarakatkan hasil survei.

Kegiatan pemetaan, meliputi:

  • Melakukan persiapan pemetaan;
  • Melakukan pemetaan;
  • Melakukan supervisi pemetaan;
  • Memasyarakatkan hasil pemetaan.

Pengembangan profesi, meliputi :

  • Membuat karya tulis/karya ilmiah dibidang survei dan pemetaan;
  • Menerjemahkan/menyadur buku dan bahan bahan lainnya di bidang survei dan pemetaan.

Penunjang tugas Surveyor Pemetaan, meliputi:

  • Mengajar atau melatih;
  • Mengikuti seminar atau lokakarya;
  • Menjadi anggota organisasi profesi survei dan pemetaan;
  • Menjadi anggota Tim penilai jabatan Surveyor Pemetaan;
  • Memperoleh penghargaan/tanda jasa;
  • Memperoleh gelar kesarjanaan lainnya.

Referensi

Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : 134/Kep/M.Pan/12/2002

Pelajari Etika Pemerintahan serta Indikator Dan Nilai Keutamaan

Pengertian Etika Pemerintahan serta Indikator Dan Nilai Keutamaan. Etika pemerintahan dalam penyelenggaraan pemerintahan merupakan satu hal yang harus dipahami dan dipedomani oleh pemimpin pemerintahan. Etika Pemerintahan merupakan ajaran untuk berperilaku yang baik dan benar sesuai dengan nilai-nilai keutamaan yang berhubungan dengan hakikat manusia. Dalam etika pemerintahan selalu terkait dengan pertanyaan: Apakah yang sebaiknya (sesuatu yang baik dan benar) yang saya lakukan?. Etika Pemerintahan terdapat juga masalah kesusilaan dan kesopanan ini dalam aparat, aparatur, struktur dan lembaganya.

Definisi Etika Pemerintahan

Menurut sumaryadi (2010) menyatakan bahwa etika pemerintahan mengacu dalam kode etik profesional khusus bagi mereka yang bekerja & buat pemerintahan. Etika pemerintahan melibatkan anggaran & panduan tentang panduan bersikap dan berperilaku utuk sejumlah grup yang berbeda pada lembaga pemerintahan, termasuk para pemimpin terpilih.

Menurut Maryani & ludigdo (2002: 31), Etika Pemerintahan merupakan seperangkat anggaran, norma atau panduan yang mengatur prilaku insan, baik yang harus dilakukan manusia & yang wajib ditinggalkan manusia. Baik yg dianut sekelompok atau segolongan masyarakat atau profesi.

Menurut Ahmad (2007:67), Etika Pemerintahan mempunyai arti ilmu pengetahuan yang menyebutkan baik atau jelek, memberitahuakn apa yg harus dilakukan sang insan, menyatakan tujuan yang wajib dicapai sang insan pada perbuatan & memberitahuakn jalan buat melakukan apa yg seharusnya diperbuat sang insan.

Menurut Fathoni (2002:164),Etika Pemerintahan merupakan teori tentang tingkah laku , perbuatan manusia dilihat berdasarkan segi baik dan segi jelek sejauh mana yg dapat dipengaruhi oleh akal sehat manusia.

Secara Umum etika pemerintahan merupakan sebagai pedoman berupa anggaran-anggaran yang berlaku buat insan pada ilmu pengetahuan yg menjelaskan baik atau tidak baik perbuatan insan serta menjadi pedoman insan pada pekerjaan agar tidak melakukan kesalahan-kesalahan fundamental dalam ilmu pengetahuan.

Indikator Etika Pemerintahan

  • Utilitarian Approach yaitu setiap tindakan harus didasarkan pada konsekuensi nya. Oleh karena itu dalam bertindak seseorang seharusnya mengikuti cara-cara yang dapat memberi manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat, dengan cara yang tidak membahayakan dan dengan biaya serendah-rendahnya.
  • Individual Rights Approach yaitu tindakan ataupun tingkah laku seseorangharus dihindari apabila diperkirakan akan menyebabkan terjadi benturan dengan aturan-aturan yang berlaku.
  • Justice Approach yaitu para pembuat keputusan mempunyai kedudukan yang sama, dan bertindak adil dalam memberikan pelayanan baik terhadap masyarakat.

Nilai Keutamaan Etika Pemerintahan

  • Penghormatan terhadap hidup manusia dan HAM lainnya'
  • Kejujuran baik terhadap diri sendiri maupun terhadapmanusia lainnYa (honestY)'
  • Keadilan dan kepantasan merupakan sikap yang terutamaharus diperlakukan terhadap orang lain.
  • Kekuatan moralitas, ketabahan serta berani karena benarterhadap godaan (fortitud e).
  • Kesederhanaan dan pengendalian diri (temperance)'
  • Nilai-nilai agama dan sosial budaya termasuk nilai agamaagar manusia harus bertindak secara profesional dan bekerja keras.

Referensi

Dr. Drs. Ismail Nurdin, M.Si Etika Pemerintahan

Pelajari Motivasi Intrinsik Dan Faktor Yang Mempengaruhinya

Pengertian Motivasi Intrinsik Dan Faktor Yang Mempengaruhinya . Motivasi intrinsik merupakan hal-hal yang mendorong berprestasi yang sifatnya intrinsik, yang berarti bersumber dalam diri seseorang.Terkadang motivasi ekstrinsik ini timbul akibat pengaruh dari orang lain. Seperti tak ingin disaingi (rival) oleh lainnya, atau baru bisa belajar ketika didukung oleh perangkat atau suasana yang nyaman. Hal tersebut akan mengakibatkan seseorang rela melakukan apapun demi mendapatkan apa yang diinginkannya.

Definisi Motivasi Intrinsik

Motivasi intrinsik adalah pendorong kerja yg bersumber dari dalam diri pekerja menjadi individu, berupa pencerahan mengenai pentingnya atau manfaat pekerjaan yang dilaksanakannya (Nawawi, 2011:359). Dengan istilah lain motivasi ini bersumber berdasarkan pekerjaan yg dikerjakan, baik karena bisa memenuhi kebutuhan, menyenangkan atau memungkinkan mencapai suatu tujuan, maupun lantaran memberikan asa tertentu yg positif dimasa depan.

Menurut Thornburgh pada Elida Prayitno, (1989:10) motivasi intrinsik merupakan keinginan bertindak yang ditimbulkan faktor pendorong menurut dalam diri (internal) individu. Individu yg digerakkan oleh motivasi intrinsik, baru akan puas jika kegiatan yg dilakukan sudah mencapai output yg terlibat pada aktivitas itu.

Menurut Singgih D. Gunarsa, (2008:50) motivasi intrinsik adalah merupakan dorongan atau kehendak yg kuat yg berasal dari pada diri seseorang. Semakin bertenaga motivasi intrinsik yang dimiliki oleh seorang, semakin besar kemungkinan ia menerangkan tingkah laris yg bertenaga buat mencapai tujuan.

Menurut Sardiman (2007: 86), motivasi intrinsik adalah motif-motif yg menjadi aktif atau fungsinya tidak perlu dirangsang dari luar, lantaran pada diri setiap individu telah ada dorongan untuk melakukan sesuatu.

Motivasi intrinsik berisi adanya keinginan & keinginan berhasil, adanya dorongan dan kebutuhan pada belajar, & adanya asa dan asa masa depan.

Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Intrinsik

Menurut Frederick Herzberg dalam Robbins & Judge (2014:130), faktor-faktor yang mensugesti motivasi intrinsik yg berkaitan dengan isi pekerjaan, diantaranya menjadi berikut:

  • Achievement (Pencapaian). Keberhasilan seorang pegawai dapat dilihat dari pencapaian prestasinya. Agar seorang karyawan dapat berhasil dalam melaksanakan pekerjaannya, maka seorang pemimpin harus memberikan kesempatan kepada bawahannya untuk mendapatkan prestasi kerja dan kinerja yang tinggi.
  • Recognition (Pengakuan). Sebagai lanjutan dari pencapaian prestasi yang telah dilakukan karyawan, maka seorang pemimpin harus memberikan pernyataan pengakuan terhadap pencapaian prestasi karyawannya tersebut.
  • The Work It Self (Pekerjaan Itu Sendiri). Besar kecilnya tantangan yang dirasakan oleh karyawan dari pekerjaannya sangat mempengaruhi kinerja karyawan. Sejauh mana karyawan memandang pekerjaannya sebagai pekerjaan yang menarik, memberikan kesempatan belajar dan peluang untuk menerima tanggung jawab.
  • Responsibility (Tanggung Jawab). Agar tanggung jawab benar menjadi faktor motivator bagi bawahan, pimpinan harus menghindari supervise yang ketat, dengan membiarkan bawahan bekerja sendiri sepanjang pekerjaan itu memungkinkan dan menerapkan prinsip partisipasi. Diterapkannya prinsip partisipasi membuat bawahan sepenuhnya merencanakan dan melaksanakan pekerjaannya.
  • Advancement (Kemajuan). Pengembangan merupakan salah satu faktor motivator bagi bawahan. Pemimpin dapat memulainya dengan melatih bawahannya untuk pekerjaan yang lebih bertanggung jawab. Bila ini sudah dilakukan selanjutnya pemimpin memberi rekomendasi tentang bawahan yang siap untuk pengembangan, untuk menaikkan pangkatnya, dikirim mengikuti pendidikan dan pelatihan lanjutan. Sehingga memungkinkan karyawannya untuk maju dalam pekerjaannya.

Saturday, May 23, 2020

Pelajari Asuransi Syariah Serta Prinsipnya

Pengertian Asuransi Syariah Serta Prinsipnya . Dalam bahasa Arab Asuransi dikenal dengan istilah at-ta’min, untuk penanggung disebut mu’ammin, tertanggung disebut mu’amman lahu musta’minin. Di Indonesia sendiri, Asuransi Islam sering disebut dengan takaful. kata Takaful berasal dari taka fala yataka fulu, yang berarti menjamin atau saling menanggung. Berikut adalah penjelasan seputar pengertian asuransi syariah serta Prinsip yang wajib diterapkan di dalam asuransi syariah

Definisi Asuransi Syariah

Menurut Djazuli & Yadi Janwari pengertian Asuransi yang berbasis syariah adalah sebuah pengelolaan yg memiliki fungsi menjadi fasilitator hubungan struktural antara peserta penyetor iuran pertanggungan (penanggung) dengan peserta penerima premi (tertanggung) yg prinsip operasionalnya didasarkan dalam syariat Islam menggunakan mengacu pada Al-Qur?An & As-Sunnah.

Menurut Fatwa Dewan Asuransi Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) Fatwa DSN No.21/DSN-MUI/X/2001 tentang Pedoman Umum Asuransi Syariah bagian pertama menyebutkan pengertian Asuransi Syariah (ta?Min, takaful? Atau tadhamun) adalah bisnis saling melindungi dan tolong menolong pada antara sejumlah orang atau pihak melalui investasi dalam bentuk aset & atau tabarru yg memberikan pola pengembalian buat mengehadapi resiko tertentu melalui akad atau perikatan yang sinkron dengan syariah.

Menurut UU Nomor 40 tahun 2014, iuran pertanggungan syariah merupakan kumpulan perjanjian, yg terdiri atas perjanjian antara perusahaan asuransi syariah & pemegang polis dan perjanjian pada antara para pemegang polis, dalam rangka pengelolaan donasi menurut prinsip syariah guna saling menolong dan melindungi menggunakan cara :

  • Memberikan penggantian kepada peserta atau pemegang polis karena kerugian, kerusakan, biaya yang timbul, kehilangan keuntungan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin diderita peserta atau pemegang polis karena terjadinya suatu peristiwa yang tidak pasti, atau ;
  • Memberikan pembayaran yang didasarkan pada meninggalnya peserta atau pembayaran yang didasarkan pada hidupnya peserta dengan manfaat yang besarnya telah ditetapkan dan/atau didasarkan pada hasil pengelolaan dana.

Asuransi Syariah adalah iuran pertanggungan menurut prinsip syariah menggunakan usaha tolong-menolong (ta?Awuni) dan saling melindungi (takafuli) diantara para Peserta melalui pembentukan gugusan dana (Dana Tabarru?) yg dikelola sinkron prinsip syariah buat menghadapi risiko eksklusif. Berikut beberapa definisi pada premi syariah menjadi berikut:

  • Akad adalah perjanjian tertulis yang memuat kesepakatan tertentu, beserta hak dan kewajiban para pihak sesuai prinsip syariah.
  • Akad Tabarru’ adalah akad hibah dalam bentuk pemberian dana dari satu Peserta kepada Dana Tabarru’ untuk tujuan tolong-menolong diantara para Peserta, yang tidak bersifat dan bukan untuk tujuan komersial.
  • Akad Wakalah bil Ujrah adalah Akad Tijarah yang memberikan kuasa kepada Perusahaan sebagai wakil Peserta untuk mengelola Dana Tabarru’ dan/atau Dana Investasi Peserta, sesuai kuasa atau wewenang yang diberikan, dengan imbalan berupa ujrah (fee).
  • Akad Mudharabah adalah akad untuk memberikan bagi hasil atas investasi Dana Tabarru’.
  • Kontribusi adalah sejumlah dana yang dibayarkan oleh Peserta kepada Perusahaan yang sebagian akan dialokasikan sebagai iuran Tabarru’ dan sebagian lainnya sebagai fee (ujrah) untuk Perusahaan.
  • Iuran Dana Tabarru’ adalah sebagian dari kontribusi yang dibayarkan oleh Peserta yang kemudian dimasukkan kedalam Kumpulan Dana Tabarru’ dengan Akad Tabarru’.
  • Dana Tabarru’ adalah kumpulan dana yang berasal dari kontribusi para Peserta, yang mekanisme penggunaannya sesuai dengan Akad Tabarru’ yang disepakati.
  • Surplus/Defisit Underwriting adalah selisih lebih/kurang dari total kontribusi Peserta ke dalam Dana Tabarru’ setelah dikurangi pembayaran santunan/klaim, kontribusi reasuransi, dan cadangan teknis, dalam satu periode tertentu.

Prinsip yang wajib diterapkan di dalam asuransi syariah

  • Tauhid Dalam asuransi yang harus diperhatikan adalah bagaimana seharusnya menciptakan suasana dan kondisi bermuamalah yang tertuntun oleh nilai-nilai ketuhanan.
  • Keadilan. Yang dalam hal ini dipahami sebagai upaya dalam menempatkan hak dan kewajiban antara nasabah dan perusahaan asuransi.
  • Tolong–menolong. Seseorang yang masuk asuransi, sejak awal harus memiliki niat dan motivasi dalam membantu dan meringankan beban saudaranya yang ada pada suatu ketika mendapat musibah atau kerugian.
  • Kerjasama. Pada bisnis asuransi, kerjasama dapat berbentuk akad yang dijadikan acuan antara kedua belah pihak yang terlibat, yaitu antara anggota (nasabah) dan perusahaan asuransi. Dalam operasionalnya, akad dipakai dalam bisnis asuransi dapat memakai konsep mudharabah dan musyarakah.Konsep ini adalah dua buah konsep dasar dalam kajian ekonomika islami dan mempunyai nilai historis dalam perkembangan keilmuwan.
  • Amanah. Dalam konteks ini adalah nasabah asuransi berkewajiban dalam menyampaikan informasi yang benar berkaitan dengan pembayaran dana iuran (premi) dan tidak memanipulasi kerugian yang menimpa dirinya. Begitu juga dalam organisasi perusahaan saat membuat penyajian laporan keuangan tiap periode dan harus mewujudkan nilai–nilai akuntabilitas (pertanggung jawaban).
  • Kerelaan. Dalam asuransi syariah, kerelaan dapat diterapkan pada setiap anggota asuransi agar mempunyai motivasi dari awal dalam merelakan sejumlah dana yang disetorkan keperusahaan asuransi, yang difungsikan sebagai dana sosial (tabarru‟).
  • Larangan Riba. Dalam setiap transaksi, seorang muslim tidak dibenarkan untuk memperkaya diri dengan cara yang tidak dibenarkan atau secara bathil.
  • Larangan Maisir (Judi). Asuransi syariah harus berpegang teguh menjauhkan diri dari unsur judi dalam berasuransi.
  • Larangan Gharar (Ketidakpastian). Gharar dalam pandangan ekonomi Islam terjadi apabila dalam suatu kesepakatan/perikatan antara pihak-pihak yang terikat terjadi ketidakpastian dalam jumlah profit (keuntungan) maupun modal yang dibayarkan (premi).

Referensi

Muhammad syakir sula, Asuransi Syariah (Life and General) : Konsep & Sistem Operasional. Cet 1 (Jakarta : Gema Insani Press, 2004), 32.

Dzajuli dan Yadi Janwari, Lembaga-Lembaga Perekonomian Umat (Sebuah Pengenalan).(Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2010), 120.

Http://www.Asei.Co.Id/id/iuran pertanggungan-syariah/

Undang-Undang No. 40 Tahun 2014 mengenai Perasuransian.

Pelajari Loyalitas Konsumen Serta Jenis Dan Faktor Yang Mempengaruhi

Pengertian Loyalitas Konsumen Serta Jenis Dan Faktor Yang Mempengaruhi . Loyalitas (loytalitas jasa), yaitu derajat sejauh mana seorang konsumen menunjukkan perilaku pembelian berulang dari suatu penyedia jasa, memiliki suatu desposisi atau kecenderungan sikap positif terhadap penyedia jasa, dan hanya mempertimbangkan untuk menggunakan penyedia jasa ini pada saat muncul kebutuhan untuk memakai jasa ini. Konsumen yang loyal tidak hanya seorang pembeli yang melakukan pembelian berulang, tetapi juga mempertahankan sikap positif terhadap penyedia jasa. Berikut adalah penjelasan seputar pengertian Definisi Loyalitas Konsumen serta Jenis-jenis Loyalitas Konsumen dan Faktor yang Mempengaruhi Loyalitas Konsumen

Definisi Loyalitas Konsumen

Menurut Oliver (pada Taylor, Celuch, & Goodwin, 1999:218) Loyalitas konsumen merupakan menjadi komitmen yg tinggi buat membeli kembali suatu produk atau jasa yg disukai di masa mendatang, disamping dampak situasi dan bisnis pemasar dalam merubah konduite. Dengan kata lain konsumen akan setia buat melakukan pembelian ulang secara terus-menerus.

Menurut Tjiptono (2004:110), ?Loyalitas konsumen merupakan komitmen pelanggan terhadap suatu merek, toko atau pemasok berdasarkan sifat yang sangat positif pada pembelian jangka panjang?. Dari pengertian ini bisa diartikan bahwa kesetiaan terhahadap merek diperoleh karena adanya kombinasi dari kepuasan dan keluhan. Sedangkan kepuasan pelanggan tadi hadir berdasarkan seberapa besar kinerja perusahaan buat menyebabkan kepuasan tersebut dengan meminimalkan keluhan sehingga diperoleh pembelian jangka panjang yg dilakukan oleh konsumen.

Menurut Wahyu Nugroho (2005:11) loyalitas konsumen didefinisikan sebagai suatu berukuran kesetiaan menurut pelanggan pada memakai suatu merek produk atau merek jasa dalam kurun ketika eksklusif pada situasi dimana banyak pilihan produk ataupun jasa yang dapat memenuhi kebutuhannya & pelanggan memiliki kemampuan mendapatkannya.

Menurut Sutisna (2001: 41) Loyalitas konsumen dapat dikelompokkan kedalam dua kelompok yaitu loyalitas merek (brand loyalty) dan loyalitas toko (store loyalty).

Secara Umum Loyalitas konsumen merupakan kesetiaan konsumen yang dipresentasikan pada pembelian yg konsisten terhadap produk atau jasa sepanjang waktu dan terdapat perilaku yg baik buat merekomendasikan orang lain buat membeli produk. Indikasi loyalitas yang sesunggunhnya dibutuhkan suatu pengukuran terhadap sikap yg dikombinasikan menggunakan pengukuran terhadap konduite.

Jenis Loyalitas Konsumen

  • Tanpa Loyalitas. Untuk berbagai alasan tertentu, ada beberapa konsumen yang tidak mengembangkan loyalitas atau kesetiaan kepada suatu produk maupun jasa tertentu.
  • Loyalitas yang lemah (Inertia Loyality). Inertia loyality merupakan sebuah jenis loyalitas konsumen yang dimana adanya keterikatan yang rendah dengan pembelian ulang yang tinggi. Konsumen yang memiliki sikap ini biasanya membeli berdasarkan kebiasaan.
  • Loyalitas Tersembunyi (Laten Loyality). Jenis loyalitas tersembunyi merupakan sebuah kesetiaan atau keterikatan yang relatif tinggi yang disertai dengan tingkat pembelian ulang yang rendah.
  • Loyalitas Premium (Premium Loyalty). Loyalitas ini merupakan yang terjadi bilamana suatu tingkat keterikatan tinggi yang berjalan selaras dengan aktivitas pembelian kembali.

Faktor yang Mempengaruhi Loyalitas Konsumen

  • Nilai (harga dan kualitas), penggunaan sesuatu dalam waktu yang lama akan mengarahkan pada loyalitas, karena itu pihak perusahaan harus bertanggung jawab untuk menjaga merek tersebut.
  • Citra (baik dari kepribadian yang dimilikinya dan reputasi dari merek tersebut), citra dari perusahaan dan merek diawali dengan kesadaran.
  • Kenyamanan dan kemudahan untuk mendapatkan sesuatu Dalam situasi yangpenuh tekanan dan permintaan terhadap pasar yang menuntut akan adanya kemudahan, pihak perusahaan dituntut untuk menyediakan produk yang nyaman dan mudah untuk didapatkan.
  • Kepuasan yang dirasakan oleh konsumen.
  • Pelayanan, dengan kualitas pelayanan yang baik dapat mempengaruhi loyalitas konsumen pada merek tersebut.
  • Garansi dan jaminan.

Pelajari Kerjasama Serta Prinsip, Faktor Penghambat Dan Pendukung

Pengertian Kerjasama Serta Prinsip, Faktor Penghambat Dan Pendukung . Kerjasama dapat menghilangkan hambatan mental akibat terbatasnya pengalaman dan cara pandang yang sempit. Jadi akan lebih mungkin menemukan kekuatan dan kelemahan diri, belajar untuk menghargai orang lain, mendengarkan dengan pikiran terbuka, dan membangun persetujuan kerjasama. Dengan bekerjasama kelompok kecil akan mampu mengatasi berbagai bentuk rintangan, bertindak mandiri dan dengan penuh rasa tanggunng jawab, mengandalkan bakat atau pemikiran setiap anggota kelompok, mempercayai orang lain, mengeluarkan pendapat dan mengambil keputusan. Berikut adalah penjelasan seputar pengertian kerjasama, Prinsip-prinsip Kerjasama serta Faktor penghambat dalam kerjasama Dan Faktor pendukung dalam kerjasama

Definisi Kerja sama

Menurut Abdulsyani, kerjasama adalah suatu bentuk proses sosial,dimana didalamnya masih ada aktivitas tertentu yang ditunjukkan untuk mencapai tujuan bersama dengan saling membantu dan saling memahami aktivitas masing-masing.

Menurut W.J.S. Purwadarminta Kerjasama juga diartikan menjadi kegiatan yang pada lakukan secara beserta-sama dari banyak sekali pihak buat mencapai tujuan bersama.

Menurut Lewis Thomas & Elaine B. Johnson ( 2014, h. 164) kerjasama merupakan pengelompokan yang terjadi di antara makhluk-makhluk hidup yang kita kenal. Kerja sama atau belajar beserta merupakan proses beregu (berkelompok) pada mana anggota-anggotanya mendukung & saling mengandalkanuntuk mencapai suatu output konsensus. Ruangkelas suatu loka yang sangat baik buat menciptakan kemampuan gerombolan (tim), yg anda butuhkan lalu di dalam kehidupan.

Menurut Robert L. Clistrap pada Roestiyah (2008, h. 15) menyatakan ?Kerjasama merupakan merupakan suatu aktivitas pada berkelompok buat mengerjakan atau menyelesaikan suatu tugas secara beserta-sama?, dalam kerjasama ini biasanya terjadi interaksi antar anggota gerombolan & memiliki tujuan yang sama buat bisa dicapai bersama-sama.

Prinsip-prinsip Kerjasama

  • Berorientasi pada tercapainya tujuan yang baik
  • Memperhatiakan kepentingan bersama
  • Prinsip saling menguntungkan

Faktor penghambat dalam kerjasama

  • Identifikasi pribadi anggota tim Sudah merupakan hal yang alamiah bila seseorang ingin tahu apakah mereka cocok disuatu organisasi, termasuk di dalam suatu tim. Orang menghawatirkan hal-hal seperti kemungkinan menjadi outseder, pergaulan dengan anggota lainnya,faktor pengaruh dan saling percaya antar tim .
  • Hubungan antar anggota tim Agar setiap anggota dapat bekerjasama, mereka saling mengenal dan berhubungan. Untuk itu dibutuhkan waktu bagi anggota nya untuk saling bekerjasama.
  • Identitas tim di dalam organisasi. Faktor ini terdiri dari dua aspek: yang pertama kesesuaian atau kecocokan tim di dalam organisasi dan Kedua pengaruh keanggotaan tim tertentu terhadap hubungan dengan anggota.

Faktor pendukung dalam kerjasama

  • Saling ketergantungan. diperlukan di antara paranggota tim dalam hal iniinformasi, sumber daya, pelaksanaan tugas dan dukungan. Adanya ketergantungan dapat memperkuat kebersamaan tim
  • Perluasan tugas Setiap tim harus diberi tantangaaan, karena reaksi atau tanggapan tantangan tersebut akan membantu semangat persatuan, kebanggaan dan kesatuan tim.
  • Bahasa yang umum Setiap tim harus menguasai bahasa yang umum dan mudah di mengerti.
  • Penjajaran Anggota tim harus bersedia menyisihkan sikap individualismenya dalam rangka mencapai rangka misibersama.
  • Keterampilan menangani konfrontasi atau konflik Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar. Oleh karna itu dibutuhkan keterampilan dalam penerimaan perbedaan pendapat dan menyampaikan ketidaksetujuan terhadap pendapat orang lain tanpa harus menyakiti orang lain.

Referensi

Abdulsyani,Sosiologi Skematika, Teori, & Terapan, Jakarta:Bumi Aksara,1994 h

W.J.S. Purwadarminta,Kamus Umum Bahasa Indonesia,Jakarta: Balai Pustaka,1985.H.