Sunday, May 3, 2020

Pelajari Pencak Silat Serta Fungsi Dan Asal Mulanya

Pengertian Pencak Silat Serta Fungsi Dan Asal Mulanya . Silat salah satu bentuk identitas seni beladiri Nusantara kebudayaan Indonesia berisi tentang pendidikan yang berkembang dalam masyarakat. Dalam dunia modern, silat bukan hanya sebagai alat seni bela diri tetapi berkembang menjadi sebuah upaya dalam memelihara kesehatan melalui olehraga. peran silat berkembang selain untuk menjaga diri juga menjadi salah satu sarana dalam upaya pemeliharaan kesehatan melalui bidang olahraga sehingga keseimbangan jasmani dan rohani merupakan salah satu jalan dalam meningkatkan produktivitas masyarakat.

Pengertian Pencak Silat Serta Fungsi Dan Asal Mulanya

Di Indonesia, organisasi pencak silat berada pada bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Dalam berbagi peranan pencak silat, dibentuklah organisasi khusus pencak silat bersifat nasional, yang bisa jua mengikat aliran-aliran pencak silat pada seluruh Indonesia. Pada lepas 18 Mei 1948, terbentuklah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Kini IPSI tercatat sebagai organisasi silat nasional tertua pada global. Pada 11 Maret 1980, Persatuan Pencak Silat Antarbangsa (Persilat) didirikan atas prakarsa Eddie M. Nalapraya (Indonesia), yg ketika itu menjabat kepala IPSI.

Fungsi Pencak Silat

Silat berfungsi jua sebagai sarana pendidikan jasmani & rohani melalui proses tahapan pendidikan berjenjang secara formal melalui peraturan yg dibuat masing-masing perguruan silat.

Sejarah Singkat Pencak Silat

Asal mula ilmu bela diri pada nusantara ini kemungkinan pula berkembang berdasarkan keterampilan suku-suku orisinil Indonesia dalam berburu dan berperang menggunakan menggunakan parang, perisai, dan tombak menggunakan memanfaatkan benda-benda sekeliling (Alexander., etc, 1972). Bela diri tadi berfungsi sebagai pembelaan diri terutama agresi berdasarkan binatang buas & agresi grup lain dalam memperebutkan bahan kuliner.

Silat diperkirakan menyebar dikepulauan nusantara sejak abad ke-7 masehi, akan tetapi dari mulanya belum bisa ditentukan secara niscaya. Kerajaan-kerajaan besar , seperti Sriwijaya & Majapahit disebutkan memiliki pendekar-pendekar akbar yang menguasai ilmu bela diri & bisa menghimpun prajurit-prajurit yang kemahirannya pada pembelaan diri bisa diandalkan. Penelitian Donald F. Draeger menunjukan adanya seni bela diri mampu dicermati berdasarkan aneka macam artefak senjata yg ditemukan berdasarkan masa Hindu-Budha serta pada pahatan relief-relief yg berisikan sikap-perilaku kuda-kuda silat di candi Prambanan & Borobudur. Masyarakat Indonesia kala itu memakai senjata dan seni beladiri silat merupakan tidak terpisahkan, bukan hanya dalam olah tubuh saja, melainkan pula dalam hubungan spiritual yang terkait erat dengan kebudayaan Indonesia. (Draeger, 1992). Selain itu, hubungan perdagangan dan kerjasama Indonesia dengan negara lain menaruh pengaruh ilmu bela diri berdasarkan Cina & India pada silat. Hal ini terjadi semenjak awal kebudayaan Melayu sudah menerima imbas dari kebudayaan yg dibawa oleh pedagang maupun perantau dari India, Cina maupun Eropa, sebagai akibatnya teknik silat nusantara sangat berkembang & poly dipengaruhi oleh banyak sekali Negara pendatang yg diubahsuaikan dengan kondisi warga Indonesia pada masa itu.

Definisi Pencak Silat

Dikutip dari wikipedia Pengertian Pencak silat atau silat merupakan suatu seni bela diri tradisional yang asal berdasarkan Kepulauan Nusantara(Indonesia). Seni bela diri ini secara luas dikenal pada Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura, Filipina selatan, dan Thailand selatan sesuai menggunakan penyebaran berbagai suku bangsa Nusantara.

Menurut Sucipto, (2007: 10) ?Pencak silat adalah ilmu bela diri warisan budaya nenek moyang bangsa Indonesia buat mempertahankan kehidupannya, insan selalu membela diri menurut ancaman alam, hewan, juga sesamanya yg dipercaya mengancam integritasnya?.

Pencak silat merupakan olahraga bela diri yang memerlukan banyak konsentrasi. Ada impak budaya Cina, kepercayaan Hindu, Budha, dan Islam pada pencak silat. Biasanya setiap wilayah di Indonesia mempunyai genre pencak silat yg spesial . Misalnya, wilayah Jawa Barat populer dengan aliran Cimande & Cikalong, pada Jawa Tengah terdapat genre Merpati Putih dan di Jawa Timur terdapat genre Perisai Diri.[1]

PB IPSI pada tahun 1975 (dalam Sucipto, 2001:26-28) mendefinisikan bahwa pencak silat merupakan hasil suatu budaya manusia Indonesia buat membela diri, mempertahankan eksistensi & integritasnya terhadap lingkungan hidup buat mencapai keselarasan atau ekuilibrium hidup buat menaikkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Profil pencak silat pada Indonesia bisa dikelompokkan ke dalam tiga bagian yaitu:

  1. Pencak silat asli (original), ialah pencak silat yang berasal dari lokal dan masyarakat etnis di Indonesia.
  2. Pencak silat bukan asli yang sebagian besar berasal dari Kung Fu, Karate dan Jujitsu.
  3. Pencak silat campuran, ialah campuran antara pencak silat asli dan bukan asli (beladiri asing yang ingin bergabung dengan nama pencak silat sesuai peraturan AD dan ART IPSI) (Kumaidah, 2012).

Istilah Dalam Pencak Silat

  1. Kuda-kuda: adalah posisi menapak kaki untuk memperkukuh posisi tubuh. Kuda-kuda yang kuat dan kukuh penting untuk mempertahankan posisi tubuh agar tidak mudah dijatuhkan. Kuda-kuda juga penting untuk menahan dorongan atau menjadi dasar titik tolak serangan (tendangan atau pukulan).
  2. Sikap dan Gerak: Pencak silat ialah sistem yang terdiri atas sikap (posisi) dan gerak-gerik (pergerakan). Ketika seorang pesilat bergerak ketika bertarung, sikap dan gerakannya berubah mengikuti perubahan posisi lawan secara berkelanjutan. Segera setelah menemukan kelemahan pertahanan lawan, maka pesilat akan mencoba mengalahkan lawan dengan suatu serangan yang cepat.
  3. Langkah: Ciri khas dari Silat adalah penggunaan langkah. Langkah ini penting di dalam permainan silat yang baik dan benar. Ada beberapa pola langkah yang dikenali, contohnya langkah tiga dan langkah empat.
  4. Kembangan: adalah gerakan tangan dan sikap tubuh yang dilakukan sambil memperhatikan, mewaspadai gerak-gerik musuh, sekaligus mengintai celah pertahanan musuh. Kembangan utama biasanya dilakukan pada awal laga dan dapat bersifat mengantisipasi serangan atau mengelabui musuh. Seringkali gerakan kembangan silat menyerupai tarian atau dalam maenpo Sunda menyerupai ngibing (berjoget). Kembangan adalah salah satu bagian penilaian utama dalam seni pencak silat yang mengutamakan keindahan gerakan.
  5. Buah: Pencak Silat memiliki macam yang banyak dari teknik bertahan dan menyerang. Secara tradisional istilah teknik ini dapat disamakan dengan buah. Pesilat biasa menggunakan tangan, siku, lengan, kaki, lutut dan telapak kaki dalam serangan. Teknik umum termasuk tendangan, pukulan, sandungan, sapuan, mengunci, melempar, menahan, mematahkan tulang sendi, dan lain-lain.
  6. Jurus: pesilat berlatih dengan jurus-jurus. Jurus ialah rangkaian gerakan dasar untuk tubuh bagian atas dan bawah, yang digunakan sebagai panduan untuk menguasai penggunaan teknik-teknik lanjutan pencak silat (buah), saat dilakukan untuk berlatih secara tunggal atau berpasangan. Penggunaan langkah, atau gerakan kecil tubuh, mengajarkan penggunaan pengaturan kaki. Saat digabungkan, itulah Dasar Pasan, atau aliran seluruh tubuh.
  7. Sapuan dan Guntingan: adalah salah satu jenis buah (teknik) menjatuhkan musuh dengan menyerang kuda-kuda musuh, yakni menendang dengan menyapu atau menjepit (menggunting) kaki musuh, sehingga musuh kehilangan keseimbangan dan jatuh.
  8. Kuncian: adalah teknik untuk melumpuhkan lawan agar tidak berdaya, tidak dapat bergerak, atau untuk melucuti senjata musuh. Kuncian melibatkan gerakan menghindar, tipuan, dan gerakan cepat yang biasanya mengincar pergelangan tangan, lengan, leher, dagu, atau bahu musuh

Referensi

[1] South Australia. Education Dept, Northern Territory. Dept. Of Education, "Suara Siswadanquot;, Curriculum Corporation, 1993, 1863661344, 9781863661348.

No comments:

Post a Comment