Tuesday, May 5, 2020

Pelajari Kesejahteraan Serta Konsep Dan Aspeknya

Pengertian Kesejahteraan Serta Konsep Dan Aspeknya . Kesejahteraan merupakan suatu hal yang bersifat subjektif, sehingga setiap keluarga atau individu di dalamnya yang memiliki pedoman, tujuan, dan cara hidup yang berbeda akan memberikan nilai yang berbeda tentang faktor-faktor yang menentukan tingkat kesejahteraan. Berikut adalah penjelasan tentang seputar pengertian kesejahteraan

Definisi Kesejahteraan

Menurut rumusan Undang-Undang Republik Indonesia No.16 Tahun 1974 mengenai ketentuan-ketentuan pokok kesejahteraan sosial pasal 2 ayat 1, adalah : ? Kesejahteraan adalah suatu rapikan kehidupan dan penghidupan sosial material juga spiritual yg diliputi oleh rasa keselamatan, kesusilaan & ketentraman lahir batin, yg memungkinkan bagi setiap warga negarauntuk mengadakan bisnis pemenuhan kebutuhan-kebutuhan jasmaniah,rohaniah dan social yg sebaik-baiknya bagi diri ,keluarga dan rakyat menggunakan menjunjung tinggi hak-hak asasi serta kewajiban insan sinkron dengan Pancasila?.

Menurut Badan Pusat Statistik (2007) Kesejahteraan merupakan suatu syarat dimanaseluruh kebutuhan jasmani dan rohani dari tempat tinggal tangga tadi dapat dipenuhisesuai menggunakan tingkat hidup.

Menurut (Rambe, 2004). Kesejahteraan merupakan sebuah tata kehidupan dan penghidupan sosial, material, maupun spiritual yg diikuti dengan rasa keselamatan, kesusilaan dan ketentraman diri, tempat tinggal tangga dan masyarakat lahir dan batin yg memungkinkan setiap masyarakat negara bisa melakukan usaha pemenuhan kebutuhan jasmani, rohani & sosial yg sebaik-baiknya bagi diri sendiri,tempat tinggal tangga, dan masyarakat dengan menjunjung tinggi hak-hak asasi.

Secara Umum kesejahteraan mencakup bebagai bisnis yg dikembangkan buat menaikkan taraf hidup insan, baik di bidang fisik, mental, emosional, sosial ekonomi ataupun kehidupan spiritual.

Kesejahteraan pada pada dasarnya mencakup tiga konsepsi, yaitu:

  1. Kondisi kehidupan atau keadaan sejahtera, yakni terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan jasmaniah, rohaniah, dan sosial.
  2. Institusi, arena atau bidang kegiatan yang melibatkan lembaga kesejahteraan sosial dan berbagai profesi kemanusiaan yang menyelenggarakan usaha kesejahteraan sosial dan pelayanan sosial.
  3. Aktivitas, yakni suatu kegiatan-kegiatan atau usaha yang terorganisir untuk mencapai sejahtera.

Kesejahteraan dapat diukur menurut beberapa aspek kehidupan antara lain:

  1. Dengan melihat kualitas hidup dari segimateri, seperti kualitas rumah, bahan pangandan sebagianya;
  2. Dengan melihat kualitas hidup dari segifisik,seperti kesehatan tubuh, lingkunganalam, dan sebagainya;
  3. Dengan melihat kualitas hidup dari segimental, seperti fasilitas pendidikan,lingkungan budaya, dan sebagainya;
  4. Dengan melihat kualitas hidup dari segispiritual, sepertimoral, etika, keserasian penyesuaian, dan sebagainya.

No comments:

Post a Comment