Wednesday, May 13, 2020

Pelajari Hipotesis dan Kriterianya

Pengertian Hipotesis dan Kriterianya

Pengertian Hipotesis dan Kriterianya . Istilah hipotesis dari bahasa Yunani yang mempunyai dua kataialah kata ”hupo” (sementara) dan ”thesis (pernyataan ayau teori). Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian oleh karena itu rumusan masalah penelitian biasanya disusun dalam bentuk pertanyaan. Berikut pengertian Hipotesis dan Kriteria Hipotesis yang baik

Definisi Hipotesis

Menurut Malhotra & Birks (2007:54), Pengertian Hipotesis merupakan pernyataan yg belum terbukti atau proporsi tentang faktor atau fenomena yg menarik bagi peneliti.

Menurut Sudjana (1992:219) Hipotesis merupakan asmusi atau dugaan mengenai suatu hal yg dibentuk buat menyebutkan hal itu yang acapkali dituntut buat melakukan pengecekannya.

Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan perkara. Dikatakan sementara lantaran jawaban yg diberikan masih berdasarkan pada teori yang relevan, belum menurut pada keterangan-keterangan realitas yg diperoleh melalui pengumpulan data.

Menurut Boedi Abdullah, dalam bukunya yang berjudul Metode Penelitian Ekonomi Islam menjelaskan bahwasanya hipotesis adalah jawaban yang bersifat sementara terhadap perseteruan penelitian, hingga terbukti melalui data yg terkumpul.[1]

Definisi yg dikutip menurut pendapat Zinkmund ?Hipotesis is Unproven proposition or supposition that tentatively explains certain facts or phenomena; a probable answer to a research question?[2]. Maksudnya, hipotesis merupakan proposisi atau dugaan yang belum terbukti yg secara tentatif menunjukkan keterangan-berita atau kenyataan eksklusif dan pula merupakan jawaban yg memungkinkan terhadap suatu pertanyaan riset.

Secara Umum Atas dasar defenisi diatas, sebagai akibatnya dapat diartikan bahwa hipotesis adalah jawaban atau dugaan ad interim yang harus diuji lagi kebenarannya. Hipotesis penelitian merupakan hipotesis kerja (Hipotesis Alternatif Ha atau H1) yaitu hipotesis yang dirumuskan buat menjawab pertarungan dengan menggunakan teori-teori yang ada hubungannya (relevan) dengan masalah penelitian dan belum dari kabar dan dukungan data yang konkret pada lapangan.

Kriteria Hipotesis yang baik

  1. Dikembangkan dengan teori yang sudah ada, penjelasan logis atau hasil penelitian sebelumnya.
  2. Hipotesis menunjukkan maksudnya dengan jelas.
  3. Hipotesis dapat diuji
  4. Hipotesis ini lebih baik dibanding hipotesis kompetisinya

Referensi

[1] Boedi Abdullah, Metodologi Penelitian Ekonomi Islam Muamalah, (Bandung: CV Pustaka Setia, 2014), hal.187.

[2] William Zikmund, Business Reseacrh Methods. (South:western cengange lerning,1997),hal.177.

No comments:

Post a Comment