Thursday, May 14, 2020

Pelajari Narasi Serta Jenis Dan Alurnya

Pengertian Narasi Serta Jenis Dan Alurnya

Pengertian Narasi Serta Jenis Dan Alurnya . Narasi merupakan Apa yang telah terjadi Setiap orang pasti memiliki pengalaman. Dari sejumlah pengalaman itu tentu ada kesan atau hal yang menarik untuk diceritakan kepada orang lain. Narasi atau sering juga disebut naratif berasal dari kata bahasa inggris narration (cerita) dan narrative (yang menceritakan). Berikut adalah penjelasan seputar pengertian Narasi, Jenis dan Struktur Narasi

Definisi Narasi

Menurut (suparno,2006:4.54) Narasi adalah merupakan karangan yg menyajikan serangkaian insiden berdasarkan urutan terjadinya (kronologis), menggunakan maksud memberi arti kepada sebuah peristiwa atau serentetan insiden, dan supaya pembaca bisa memetik hikmah berdasarkan cerita itu

Menurut (Finoza, 2007:237). Narasi adalah suatu bentuk goresan pena yang berusaha membangun, mengisahkan, merangkaikan tindak-tanduk,perbuatan manusia pada sebuah peristiwa secara kronologis atau yang berlangsung dalam suatu kesatuan saat

Menurut (Rustamaji & Priyantoro,2004:61). Narasi merupakan suatu bentuk karangan tentang serangkaian insiden yg diatur dari urutan waktu

Menurut Hoetomo (2005:659) narasi merupakan bentuk tentang yang berusaha menyajikan suatu objek atau suatu hal sedemikian rupa sehingga insiden itu seolah-olah dialami sendiri sang pembaca.

Menurut Keraf (2007:136) bahwa narasi merupakan suatu bentuk ihwal yang target utamanya merupakan tindak-tanduk yang dijalin & dirangkaikan sebagai sebuah peristiwa yang terjadi pada kesatuan waktu.

Jenis Narasi

  1. Narasi Ekspositoris adalah narasi yang memberi informasi kepada pembaca agar pengetahuannya bertambah luas. Narasi ini bertujuan untuk menggugah pikiran para pembaca untuk mengetahui apa yang dikisahkan. Sasaran utamanya adalah rasio, yaitu berupa pengetahuan sesudah membaca kisah tersebut (Keraf, 2007:136).
  2. Narasi Sugestif adalah narasi yang menyampaikan sebuah makna kepada para pembaca melalui daya khayal yang dimilikinya. Seperti halnya dengan narasi ekspositoris, narasi sugestif juga pertama-tama bertalian dengan tindakan atau perbuatan yang dirangkaikan dalam suatu kejadian peristiwa. Seluruh rangkaian kejadian itu berlangsung dalam suatu kesatuan waktu dan tujuan atau sasaran utamanya bukan memperluas pengetahuan seeorang, tetapi berusaha memberi makna atas peristiwa atau kejadian itu sebagai suatu pengalaman. Sasarannya adalah makna peristiwa atau kejadian itu, maka narasi sugestif selalu melibatkan daya khayal (imajinasi) (Keraf,2007:138). Contoh dari sebuah narasi sugestif adalah dongeng.

Struktur Narasi

  1. Alur, adalah interrelasifungsional antara unsur-unsur narasi yang timbul dari tindak-tanduk, karakter, suasana hati (pikiran) dan sudut, serta ditandai oleh klimaks-klimaks dalam rangkaian tindak-tanduk itu, yang sekaligus menandai urutan bagian-bagian dalam keseluruhan narasi (Keraf, 2007:147)
  2. Latar, adalah lingkungan tempat peristiwa terjadi. Termasuk dalam latar ini adalah tempat atau ruang yang diamati, waktu, hari, tahun, atau periode sejarah
  3. Tindak-tanduk atau perbuatan, Tindak-tanduk atau perbuatan adalah segala tingkah laku yang dilakukan oleh tokoh-tokoh dalam sebuah narasi.
  4. Karakter dan karakterisasi, Karakter-karakter adalah tokoh-tokoh dalam sebuah narasi dan karakterisasi adalah cara seorang penulis mengisahkan atau menggambar-kan tokoh-tokohnya.
  5. Sudut pandang. adalah posisi atau penempatan diri pengarang dalam ceritanya, atau dari mana ia melihat peristiwa-peristiwa yang terdapat dalam cerita (Semi, 1988:89).

Sumber

http://digilib.Unila.Ac.Id/14742/4/BAB II.Pdf

http://digilib.Unila.Ac.Id/15470/8/KAJIAN PUSTAKA.Pdf

No comments:

Post a Comment